Video : Prabowo Aji
KLATEN Kabarterkininews.co.id— Ratusan peternak kambing dari berbagai daerah mengikuti kontes kambing Kaligesing dan domba yang digelar di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian peternak sekaligus mendorong kualitas ternak lokal.
Kontes yang berlangsung di Lapangan Desa Sajen, Kecamatan Trucuk, Minggu siang, menghadirkan ratusan kambing peranakan etawa (PE) serta domba unggulan. Para peserta tidak hanya berasal dari Klaten, tetapi juga dari Solo dan sekitarnya hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Klaten, Iwan Kurniawan, mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 200 peternak dengan berbagai kategori lomba, mulai dari kambing Kaligesing, domba, hingga domba Bhoer.
Menurutnya, kontes ini menjadi sarana untuk mengangkat potensi peternakan sekaligus memotivasi peternak agar terus meningkatkan kualitas ternaknya.
“Melalui kontes ini, kami ingin mendorong peningkatan kualitas sekaligus nilai jual kambing dan domba, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan peternak,” ujarnya.
Dalam penilaian, dewan juri memperhatikan berbagai aspek, mulai dari postur tubuh, perawatan, hingga kualitas fisik ternak. Kambing Kaligesing dikenal memiliki postur tinggi dan proporsional, sementara domba dinilai dari bobot dan kualitas bentuk tubuh serta bulunya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antarpeternak. Salah satu peserta asal Gunungkidul, Hendri Antoro, mengaku kontes ini penting untuk berbagi pengalaman sekaligus meningkatkan kualitas ternak.
Ia menjelaskan, kambing peranakan etawa memiliki nilai jual yang cukup tinggi dibanding kambing biasa. Untuk kambing kontes, harga bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp10 juta per ekor, tergantung kualitas.
“Perawatan dilakukan secara khusus agar mendapatkan postur ideal. Minat terhadap kambing ini juga sangat tinggi,” ungkapnya.
Dengan adanya kontes ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas ternak, tetapi juga mampu memperluas pasar dan mendongkrak pendapatan para peternak di daerah.







