Tulungagung, KabarTerkiniNews.co.id – Petugas Polsek Kedungwaru bergerak cepat mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah di Dusun Ketanon, Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (19/09/2026).
Laporan tersebut diterima petugas sekitar pukul 17.00 WIB, setelah korban berinisial AI (37) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. Sebelumnya, kejadian diketahui sekitar pukul 16.30 WIB.
Informasi tersebut awalnya diterima oleh Kepala Dusun Ketanon, setelah mendapat pemberitahuan dari ketua RT setempat mengenai adanya seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Mendapat informasi tersebut, kepala dusun kemudian mengecek ke lokasi dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas lantai. Selanjutnya, kejadian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Ketanon dan diteruskan ke Polsek Kedungwaru.
Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas Polsek Kedungwaru yang dipimpin Kapolsek AKP Karnoto, bersama Pamapta Polres Tulungagung, Tim Inafis, Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, piket fungsi dan Bhabinkamtibmas mendatangi lokasi.
Petugas langsung melakukan pengamanan TKP, meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah TKP bersama Tim Inafis. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia secara mendadak akibat serangan jantung.
Kapolsek Kedungwaru AKP Karnoto mengatakan, respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat guna memastikan TKP tetap aman dan proses pemeriksaan dapat berjalan dengan baik.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Selanjutnya petugas melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta berkoordinasi dengan Tim Inafis dan tenaga medis,” ujar AKP Karnoto.
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk sementara, korban diduga meninggal dunia secara mendadak karena serangan jantung. Namun, korban telah dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Menurut AKP Karnoto, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan ikhlas atas meninggalnya korban.
“Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi. Selanjutnya, keluarga berencana membawa jenazah untuk dimakamkan,” pungkasnya.
Redaksi





