KARANGANYAR, Kabar Terkini News — Pendidikan karakter bagi peserta didik madrasah tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Karanganyar mengemasnya melalui kegiatan Madrasah Ibtidaiyah Scout Challenge (MISC), yang memadukan aktivitas kepramukaan, kepemimpinan, kerja sama hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan yang digelar di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Delingan, Karanganyar, Selasa (6/10/2026), tersebut diikuti ratusan peserta didik dari 76 Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Karanganyar.
Melalui berbagai aktivitas kepramukaan, para peserta tidak hanya diajak mengembangkan keterampilan, tetapi juga belajar menerapkan nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, keberanian dan kerja sama.
Kegiatan MISC dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar sekaligus Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karanganyar, Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, Kurniadi mengajak para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai ruang untuk mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan positif.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat menjadi sarana pembentukan karakter karena peserta didik belajar secara langsung melalui pengalaman, kebersamaan dan tantangan yang dihadapi selama kegiatan.
Tidak hanya pramuka, peserta diajak peduli lingkungan
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari MISC adalah aksi penghijauan. Peserta diajak menanam dan merawat lingkungan sebagai bentuk pembelajaran langsung mengenai pentingnya menjaga alam sejak usia dini.
Nilai kepedulian terhadap lingkungan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ingin diperkuat melalui kegiatan madrasah.
Selain melatih kemandirian dan kerja sama, peserta juga mendapatkan pengalaman untuk membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan di sekitar mereka.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ihsan Muhadi, menyampaikan bahwa kegiatan MISC juga menjadi sarana untuk menumbuhkan patriotisme, nasionalisme, karakter dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh sebagai generasi yang tangguh dan mampu mengambil peran sebagai penerus generasi emas Indonesia.
Ditutup dengan Tari Nusantara
Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan Tari Nusantara yang dibawakan para pembina dan peserta.
Meski berlangsung di bawah terik matahari, para peserta tetap antusias menampilkan berbagai tarian di hadapan tamu undangan dan unsur Muspika Karanganyar.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan, termasuk kegiatan kepramukaan, seni, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui MISC, KKMI Kabupaten Karanganyar berharap peserta didik madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan serta peduli terhadap lingkungan. ( Her/KTN)





