Jakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka (HPFPP) mendatangi kantor DPRD DKI Jakarta untuk melakukan audiensi dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Choirudin dan Direksi Perumda Pasar Jaya.
“Kedatangan kami ke DPRD DKI Jakarta ini untuk memperjelas permasalahan yang ada di Pasar Pramuka,” kata Anggota HPFPP, Goodme kepada wartawan, Rabu (19/11).
Goodmi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihaknya menyampaikan beberapa poin kepada Perumda Pasar Jaya terkait permasalahan dan penyegelan yang dilakukan oleh Pasar Jaya.
“Ada beberapa poin yang kami sampaikan, yakni meminta agar biaya hak pakai selama 20 tahunan bisa disesuaikan dengan kemampuan pedagang, termin pembayaran yang diperpanjang, dicabutnya penyegelan dan pembayaran yang langsung dilakukan di Perumda,” ucapnya.
Dalam pertemuan tersebut, pedagang juga menyampaikan harga yang diajukan ke PD Pasar Jaya untuk biaya Hak Pakai yang mampu dan disepakati oleh pedagang pasar Pramuka.
“Untuk lantai bawah kami mengajukan harga Rp 255 Juta dan lantai Rp 204 Juta. Dimana pasar Jaya mengajuka harga Rp 390 juta untuk lantai bawah dan Rp 345 juta untuk lantai atas. Itupun belum ditambah pajak 10 persen dan posisi strategis 11 persen, ” katanya.
Goodmi pun berharap pertemuan yang dilakukan di DPRD ini bisa menemukan titik terang dalam permasalahan yang terjadi di pasar Pramuka belakangan ini.
Dilokasi yang sama Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin mengatakan pihaknya akan mengajukan Masalah ini ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Kamis rencananya akan saya bicarakan ke Pak Gubernur. semoga Jumat nanti sudah ada keputusan terkait hal ini,” ucapnya singkat.
Tim KabarTerkiniNews.co.id







