Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – – Semangat gotong royong warga telah menghasilkan progres nyata di beberapa wilayah. Salah satunya di Desa Winduahi, Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, dengan jalan-jalan di daerah tersebut dilakukan perbaikan mandiri sebanyak 3 kali selama tahun 2025. Total anggaran yang dikeluarkan mencapai hampir mencapai Rp22 juta, seperti yang diungkapkan oleh seorang warga yang menyebut dirinya Dragon (nama samaran) dalam wawancara dengan tim Infokota.
Menurut Dragon perbaikan jalan dimulai sejak akhir tahun 2024 dan terus dilanjutkan hingga akhir tahun 2025, sehingga tercatat sebanyak 3 kali tindakan perbaikan. Total ruas jalan yang menjadi perhatian warga beserta pihak Pemerintah Desa setempat sekitar 1 Km panjangnya.
Semua anggaran berasal dari sumber beragam yang menunjukkan kepedulian bersama warga – mulai dari kontribusi individu, keluarga, hingga pihak-pihak terkait seperti teman-teman atau penyedia jasa bangunan. Bahkan, warga dari desa lain seperti Werdi juga ikut berpartisipasi.
Meskipun ada dukungan dari perwakilan pemerintah desa setempat salah satunya dengan menyumbang satu rit pasir dan semen. kontribusi mereka bersifat pribadi dan bukan dari anggaran resmi desa. Hal ini menunjukkan kepedulian yang besar dari Kepala Desa Winduaji.
Ruas jalan yang diperbaiki meliputi wilayah Winduaji – Werdi, yaitu dukuh Winduaji Timur, Simbang, dan Plumbon. Panjang total ruas yang dikerjakan – terutama bagian-bagian yang berlubang – sekitar satu kilometer. Kontur jalannya memiliki karakteristik naik turun, dan menurut Dragon, Mas Lutfi warga desa Winduaji yang tinggal lebih dekat dengan lokasi tersebut lebih mengetahui detailnya.
Salah satu penyebab jalan cepat rusak adalah kurangnya fasilitas sanitasi dan pembuangan air. Saat hujan, air mengalir ke permukaan jalan yang sudah penuh, sehingga mempercepat kerusakan. Oleh karena itu, Dragon menyatakan bahwa gotong royong di masa depan juga perlu difokuskan pada perbaikan infrastruktur pembuangan air untuk mengurangi kerusakan jalan dan mempertahankan hasil kerja bersama.
Terkait harapan warga kepada pemerintah desa, kecamatan, dan daerah, Dragon menekankan bahwa yang paling diinginkan adalah perawatan teratur terhadap jalan. Menurutnya, jalan tersebut sebenarnya sudah cukup bagus, namun kurangnya perawatan membuatnya cepat rusak – sehingga semangat gotong royong warga bisa lebih berdaya guna jika didukung dengan perawatan yang teratur dari pihak berwenang.
Lutfi warga setempat, membenarkan informasi tersebut, menurutnya ruas jalan tersebut adalah ruas jalan Kabupaten yang menghubungkan antara wilayah Kandangserang – Paninggaran.
Kermit







