Polsek Kedungwuni Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Aksi Berbahaya Anak Punk di TL Podo

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Menyikapi beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan aksi berbahaya seorang anak punk yang sengaja menabrakkan diri ke pengguna jalan, Polsek Kedungwuni bergerak cepat melakukan pengecekan langsung di lokasi kejadian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026) di Traffic Light (TL) Podo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan tiga orang anak punk yang tengah mengamen di kawasan tersebut. Namun, setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa ketiganya bukan merupakan warga Kedungwuni, melainkan berasal dari Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.

Bacaan Lainnya

Petugas kemudian menunjukkan video yang viral kepada ketiga anak tersebut. Berdasarkan keterangan mereka, saat peristiwa dalam video itu terjadi, mereka tidak berada di lokasi kejadian. Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan pembinaan serta imbauan agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, apalagi yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya.

“Setelah kami lakukan pengecekan, tiga anak punk yang kami temui bukan pelaku dalam video viral tersebut. Namun demikian, kami tetap memberikan pembinaan dan imbauan agar mereka tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan. Kami juga mengingatkan agar aktivitas di jalan raya tidak mengganggu ketertiban dan keselamatan,” tegas Iptu Amin.

Lebih lanjut, Iptu Amin menegaskan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait guna menertibkan aktivitas anak punk di wilayah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus pembinaan yang lebih terarah.

Selain itu, kegiatan patroli juga akan ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Dengan adanya langkah cepat dari aparat kepolisian ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *