Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT kembali menggelar Gerakan Pangan Murah, yang kali ini mengambil lokasi di areal Masjid Nurul Iman Oebobo, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini dalam rangka pengendalian inflasi daerah juga untuk stabilitasi harga pangan kepada warga ditengah harga sembako yang terus naik, dan untuk “mendekatkan” pasar kepada warga,
Christiany Ivonny Beda,SP, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Provinsi NTT, saat diwawancarai media mengatakan kegiatan gerakan tangan murah ( GPM) yang sudah dilakukan secara berjenjang dari nasional hingga ke kabupaten kota termasuk provinsi.
Di tahun 2026 ini pihaknya sudah melakukan GPM sebanyak empat kali dan akan berlangsung lagi tiga kali ke depan, dalam rangka stabilisasi pasokan harga jelang hari raya Idul Adha sekaligus mendekatkan pasar kepada masyarakat.
” GPM ini program Badan Pangan Nasional yang dilakukan berjenjang dari nasional hingga daerah, baik Provinsi hingga Kabupaten dan Kota, dalam rangka stabilisasi harga pangan dan tentunya mendekatkan pasar kepada warga, juga untuk pengendalian inflasi daerah,” jelasnya.
Kedepan ia mengatakan pihaknya tengah merencanakan GPM di Kabupaten Kupang yakni di Desa Bolok dan Kabupaten Timor Tengah Utara yakni wilayah Wini agar GPM ini bisa merata dirasakan oleh warga masyarakat.
” Kami punya rencana GPM ini juga dilaksanakan di wilayah kabupaten Kupang yakni desa Bolok di Kupang Barat dan wilayah Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara, semoga konsep ini bisa terealisasi,” tutupnya.
Rudy







