Blora, KabarTerkiniNews.co.id – Usulan satu rombongan belajar (rombel) siswa baru Sekolah rakyat menengah atas (SRMA) 18 yang akan dititipkan di sekolah rakyat Rembang ditolak kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI)
Kepala Sekolah SRMA 18 Blora, Tri Yuli Setyoningrum, mengungkapkan usulan penambahan satu rombel siswa baru dengan jumlah 30 siswa, yang akan dititipkan di SR Rembang ditolak Kemensos RI.
Menurutnya, penolakan usulan rombel itu dikarenakan kuota setiap SR sudah ditentukan sebelum operasional. Sehingga penambahan rombel siswa baru tidak dapat serta merta dilakukan dalam waktu singkat. “(Usulan penambahan rombel) Tidak di ACC. Karena setiap SR ada pagu (kuota siswa),” ujar Tri Yuli, Senin (13/07/2026).
Lebih lanjut, saat ini para siswa baru belum ditempatkan di SR Rembang, pasalnya gedung belum siap di tempati. Ia menyebut para siswa akan di kirimkan pada akhir bulan ini. “Siswa belum ditempatkan di SR Rembang, gedungnya belum siap. Rencananya tanggal 31 Juli 2026,” katanya.
Dikatakan, untuk persiapan seragam para siswa baru SRMA 18 Blora, sudah dilakukan pengukuran melalui ground cheking atau peninjauan secara langsung oleh kader program keluarga harapan (PKH).
“Siswa baru sudah diminta data seragam dan yang lainnya, termasuk sepatu. Semua keperluan siswa baru, akan diurus oleh tim transisi di SR Rembang,” bebernya.
Selanjutnya, setelah penempatan siswa di SR Rembang, para siswa baru SRMA 18 Blora akan mengikuti tes kesehatan hingga masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
“Semua kegiatan (tes kesehatan dan MPLS) nanti di SR Rembang. Pada masa MPLS, SRMA 18 Blora akan membantu SR Rembang,” tambah Tri Yuli.
Sebagai informasi tambahan, SRMA 18 Blora saat ini masih kekurangan ruang kelas hingga asrama, pasalnya SRMA masih mengandalkan 14 ruangan untuk seluruh kegiatan, termasuk untuk asrama siswa dan kamar para guru.
Kekurangan itu mengakibatkan siswa baru SRMA 18 Blora dititipkan di SR Rembang, dengan jumlah siswa hanya 1 rombel atau 30 siswa. Padahal tahun ajaran 2025/2026, SRMA 18 Blora telah mengampu dua rombel atau 50 siswa.
Sholi Morgan








