Sragen, KabarTerkiniNews.co.id – Pemandangan berbeda terlihat pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Citra Medika Sragen, Jawa Tengah. Alih-alih mengenakan pakaian formal, para guru justru tampil dengan kostum tokoh-tokoh wayang untuk menyambut peserta didik baru.
Tokoh yang diperankan merupakan keluarga Pandawa, mulai dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Drupadi, Larasati, hingga Dewi Kunthi. Penampilan tersebut menjadi media untuk mengenalkan nilai-nilai karakter luhur sekaligus melestarikan budaya tradisional kepada generasi muda.
Kepala SMK Citra Medika Sragen, Nano Priyanto, mengatakan konsep tersebut sengaja dipilih agar pelaksanaan MPLS tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan sekolah, tetapi juga memberikan pendidikan karakter kepada para siswa.
“Melalui tokoh-tokoh Pandawa, kami ingin mengenalkan sifat-sifat yang patut diteladani, seperti kejujuran, kebijaksanaan, tanggung jawab, keberanian, dan jiwa kesatria. Harapannya, nilai-nilai itu dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nano Priyanto.
Selain pengenalan karakter wayang, para siswa baru juga mendapatkan materi tentang kepedulian terhadap lingkungan. Mereka diajak memanfaatkan limbah plastik menjadi pot tanaman serta menanam berbagai tanaman obat yang dibawa dari rumah.
Menurut Nano, kegiatan tersebut bertujuan mengurangi sampah plastik sekaligus mengenalkan manfaat tanaman obat kepada para peserta didik sejak dini.
Salah seorang peserta didik baru, Natasya Ratu, mengaku senang mengikuti MPLS dengan konsep yang berbeda dari sekolah lain. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat siswa lebih mudah memahami karakter tokoh pewayangan sekaligus belajar mencintai lingkungan.
“Seru karena gurunya memakai kostum wayang. Jadi kami lebih mengenal tokoh-tokohnya dan belajar banyak hal, termasuk cara memanfaatkan limbah plastik dan menanam tanaman obat,” ujarnya.
MPLS di SMK Citra Medika Sragen dijadwalkan berlangsung hingga Jumat mendatang. Setelah itu, para siswa baru akan mengikuti pendidikan karakter dan pengenalan kompetensi sesuai jurusan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar secara penuh.
A Nur








