Update! Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah : Korban Terdampak dan Bangunan Rusak Bertambah

Sigi, KabarTerkiniNews.co.id – Sebanyak 34 desa dan enam kelurahan dilaporkan terdampak gempabumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,7 yang melanda wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6). Jumlah tersebut bertambah setelah Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) BNPB melakukan pemutakhiran data pada Rabu (17/6) pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kabupaten Sigi masih menjadi daerah dengan dampak signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah desa yang terdampak mencapai 30 desa di tujuh kecamatan.

Bacaan Lainnya

Adapun penambahan wilayah terdampak terjadi di Kota Palu, di mana sebanyak enam kelurahan di tiga kecamatan dilaporkan terdampak. Sementara itu desa terdampak lainnya tidak ada perubahan yaitu di Kabupaten Poso dua desa di dua kecamatan, serta Kabupaten Parigi Moutong dua desa di dua kecamatan terdampak.

Jumlah warga terdampak akibat gempa bumi dilaporkan meningkat menjadi 1.940 kepala keluarga (KK) atau 5.777 jiwa, bertambah dari sebelumnya sebanak 1.834 KK. Untuk korban luka, tercatat 74 orang mengalami luka ringan dan tiga orang mengalami luka berat. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia masih tetap satu orang dan tidak mengalami perubahan dibandingkan laporan sebelumnya.

Berdasarkan pembaruan data terkini, jumlah rumah yang mengalami kerusakan ringan dan berat juga bertambah. Tercatat sebanyak 1.218 unit rumah mengalami rusak ringan dan 47 unit rumah mengalami rusak berat. Adapun jumlah rumah dengan kategori rusak sedang masih tetap sebanyak 110 unit dan tidak mengalami penambahan.

Dukungan BNPB 

Pemerintah Kabupaten Sigi bersama pemerintah daerah terdampak lainnya terus mengintensifkan upaya penanganan darurat pascagempa. Sejumlah langkah telah dilakukan, antara lain mengaktifkan Pos Komando Utama yang berlokasi di Pusdalops PB Sigi, Desa Maku, serta mendirikan Pos Lapangan di Kantor Camat Nokilalaki dan Kantor Camat Palolo. Selain itu, tim reaksi cepat juga telah dikerahkan untuk melaksanakan kaji cepat dampak bencana serta melakukan pembersihan puing-puing bersama masyarakat dan unsur kepolisian.

Dalam mendukung percepatan penanganan darurat, BNPB turut menyalurkan bantuan logistik awal kepada pemerintah daerah terdampak di Sulawesi Tengah. Dukungan tersebut diberikan berdasarkan kebutuhan mendesak yang telah diidentifikasi dan dilaporkan oleh pemerintah daerah setempat.

Bantuan logistik yang telah didistribusikan oleh tim reaksi cepat BNPB ke Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso meliputi tiga unit tenda pengungsi yang diperuntukkan bagi rumah sakit, kantor pemerintahan, dan posko darurat, 50 unit tenda keluarga, 150 paket sembako, 150 lembar matras, 150 lembar selimut, serta 100 unit kasur lipat.

Seiring dengan penanganan darurat yang terkoordinasi sedang berjalan, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *