Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang karyawan koperasi simpan pinjam (KSP) menjadi korban pembacokan di Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten. Korban, T (30) warga Jetis, Sukoharjo dibacok oleh W saat menagih angsuran pinjaman.
“Kejadiannya itu kemarin siang. Korban dibawa ke IGD RSCH Klaten sekitar pukul 14.00 WIB,” ungkap Win, kepada wartawan, Rabu (22/07) siang.
Dijelaskan Win korban dibawa ke RS oleh temannya dengan berboncengan sepeda motor. Yang luka di telapak tangan kiri. “Lukanya di telapak tangan kiri, dibungkus jaket bonceng motor. Awalnya saya kira korban kecelakaan, ternyata nagih hutang dibacok,” Terangnya.
Saat dibawa ke RSCH, katanya, korban dalam keadaan sadar. Namun cuma mendapatkan jahitan lalu pulang. “Dijahit tapi cukup parah, setelah itu pulang, tidak rawat inap kayaknya,” imbuhnya.
Kapolsek Klaten Tengah, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim mengonfirmasi ada laporan kejadian tersebut. Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB hari Selasa (21/7).
“Kejadian Selasa tanggal 21 Juli 2026 sekira 13.00 WIB. Saat kejadian korban bersama dengan rekannya mendatangi rumah pelaku untuk melakukan penarikan tagihan koperasi KSP,” terang Alif saat diminta konfirmasi.
Berdasarkan laporan, jelas Alif, istri pelaku yaitu P mempunyai tanggungan hutang yang besarnya hanya ratusan ribu. Karena belum mempunyai uang, P belum bisa memberikan uang angsuran hutang kepada korban selaku karyawan dari KSP.
“Yang bersangkutan belum bisa memberikan uang angsuran hutang kepada korban selaku karyawan dari KSP. Setelah itu korban meminta untuk mengangsur dulu Rp. 50.000 untuk laporan,” ungkap Alif.
Namun, lanjut Alif, istri pelaku tetap tidak bisa mengangsur dan akhirnya terjadi cek- cok dengan korban. Mendengar ada cek – cok, pelaku keluar rumah menanyakan apa yang menjadi permasalahan dengan istrinya lalu kembali masuk rumah.
” Setelah itu pelaku masuk ke dalam rumah dan tiba-tiba datang dengan membawa sebilah pedang langsung mengayunkan ke arah kepala korban. Namun korban dapat menangkis dengan tangan kirinya,” sambung Alif.
Sebab terluka, sebut Alif, korban menyelamatkan diri dan langsung berobat di RS Cakra Husada Klaten. Selanjutnya korban melaporkan kejadian ke Polsek Klaten Tengah guna penyelidikan lebih lanjut.
“Selanjutnya melaporkan kejadian ke Polsek Klaten Tengah guna penyelidikan lebih lanjut. Kami menghimbau untuk masyarakat selalu mengedepankan bermusyawarah setiap ada masalah dan selalu berfikir jernih dan mempertimbangkan dampaknya karena dapat melanggar hukum,” pungkas Alif.
Prabowo Aji








