Launching Pilar Jateng, Dinas Pertanian dan Peternakan Gelar Panen Raya

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Panen Raya Komoditas Padi sekaligus penyerahan bantuan alat, mesin dan prasarana pertanian serta soft launching PILAR JATENG (Pemetaan Infrastruktur, Lahan, dan Irigasi Pertanian Berbasis Data Spasial) di area persawahan Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jumat pagi (21/08).

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian swasembada pangan sekaligus target produksi 10,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) Jawa Tengah pada 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan panen raya menggunakan combine harvester yang dilakukan oleh Bupati Klaten bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah. Panen tersebut menjadi simbol sinergi pemerintah bersama petani dalam menjaga sekaligus meningkatkan produksi pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, menyampaikan bahwa Kabupaten Klaten merupakan salah satu sentra produksi padi penting di Jawa Tengah. Pada periode Januari hingga Agustus 2026, produksi padi Kabupaten Klaten mencapai 267.381 ton GKG, meningkat 10,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Produktivitas padi Kabupaten Klaten juga mencapai 5,6 ton per hektare, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 5,5 ton per hektare. Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi Klaten dalam menopang produksi pangan Jawa Tengah.

“Panen hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Panen adalah bukti bahwa kerja keras petani, dukungan pemerintah, penyuluh, sarana produksi, irigasi, mekanisasi, dan seluruh ekosistem pertanian dapat menghasilkan sesuatu yang nyata,” kata Tavares.

Kadistanak Prov. Jateng menyampaikan apresiasi kepada para petani, kelompok tani, penyuluh, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terus berkolaborasi dalam menjaga produktivitas pertanian. Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, penyuluh, pelaku usaha, mitra pembangunan, dan para petani untuk terus memperkuat kolaborasi.

Menurutnya, data perlu menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, teknologi digunakan untuk mempercepat pelayanan, sementara kepentingan petani harus menjadi orientasi utama pembangunan.

“Dengan semangat Ngopeni Nglakoni, mari kita bangun pertanian Jawa Tengah yang semakin modern, produktif, berkelanjutan, berbasis data, dan berdaya saing,” Katanya.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas berbagai dukungan, fasilitas, serta pendampingan yang telah diberikan kepada petani di Kabupaten Klaten.

“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai macam bantuan fasilitas dan pendampingan yang sudah dilaksanakan oleh Provinsi Jawa Tengah sehingga para petani dari Kabupaten Klaten kemudian tetap bisa bertahan di dunia pertanian dan bahkan insyaallah bersama-sama kita bisa mengembangkan pertanian di Kabupaten Klaten,” tuturnya.

Menurutnya, pertanian merupakan salah satu sektor utama di Kabupaten Klaten. Ke depan, sektor tersebut tidak hanya perlu dikembangkan dari sisi produksi, tetapi juga diarahkan menjadi industri pertanian yang mampu meningkatkan kualitas, kuantitas, dan nilai tambah hasil pertanian.Hamenang juga menekankan pentingnya regenerasi petani dengan mendorong keterlibatan generasi muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z.

“Salah satu PR kita saat ini dan ke depan adalah bagaimana kemudian menarik anak-anak muda kita, baik itu Gen Z maupun milenial, untuk kembali ke dunia pertanian,” imbuh Mas Hamenang.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Klaten akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh stakeholder untuk mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih karena Kabupaten Klaten dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan panen raya dan pemanfaatan berbagai bantuan pertanian dari Pemprov Jawa Tengah.

“Semoga ini menambah kesemangatan kami di Kabupaten Klaten dalam rangka agar menjaga sawah kami tetap lestari, memastikan ke depan pertanian kami bisa berkembang, maju dan membuat kesejahteraan warga masyarakat di Kabupaten Klaten bisa meningkat,” ungkapnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *