Surakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Personel piket fungsi Polresta Surakarta bersama Polsek Jebres mendatangi lokasi kejadian seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di wilayah Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, personel Polresta Surakarta bersama Polsek Jebres telah mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga terkait seorang penghuni kos yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri,” kata AKP Lingga.
Korban diketahui berinisial MAR (21), warga Kalimantan Timur.
Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang saksi bernama Aldy melihat unggahan media sosial korban sekitar pukul 09.00 WIB yang berisi pesan kepada sejumlah orang terdekatnya serta meminta agar orang tua, saudara, dan petugas medis dihubungi apabila dirinya tidak memberikan respons.
Mengetahui unggahan tersebut, sekitar pukul 09.20 WIB saksi mendatangi tempat kos korban. Saksi kemudian berusaha mengetuk pintu utama kos, namun tidak mendapat respons.
Sekitar pukul 09.35 WIB, saksi Aldy bersama saksi Joko kembali mencoba mendatangi lokasi. Pintu utama kemudian dibuka oleh saksi Khay dan Cahya yang mengetahui bahwa Aldy sedang mencari keberadaan korban dalam kondisi panik.
Selanjutnya, sekitar pukul 09.45 WIB, Khay dan Cahya menuju kamar korban yang berada di lantai dua. Setelah mencoba membuka pintu kamar dan tidak berhasil, keduanya kembali turun dan menyampaikan kondisi tersebut kepada Aldy.
Keempat saksi kemudian bersama-sama menuju kamar korban sekitar pukul 09.50 WIB. Setelah pintu kamar berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar. Di lokasi juga ditemukan indikasi adanya pembakaran bahan bakar padat di dalam ruangan.
Saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian Polsek Jebres dan layanan ambulans untuk mendapatkan penanganan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan petugas Dokkes Polresta Surakarta bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Untuk penyebab pasti korban melakukan tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Petugas telah melakukan penanganan di lokasi dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” terang AKP Lingga.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya. Apabila menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda membutuhkan pertolongan atau menyampaikan pesan yang mengarah pada keinginan menyakiti diri, masyarakat diharapkan segera menghubungi keluarga, orang terdekat, tenaga medis, atau kepolisian agar dapat diberikan pertolongan secepatnya.
A Nur





