KARANGANYAR, Kabar Terkini News — Kaos dan jam tangan menjadi salah satu petunjuk dalam proses identifikasi Aldo Nurahmansyah, 19, warga Perumnas Ngringo, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, yang menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Petunjuk tersebut diperoleh setelah tim forensik menemukan kesamaan antara barang yang dikenakan salah satu jenazah dengan barang milik Aldo.
Sebelumnya, keluarga mendapat informasi mengenai empat jenazah yang ditemukan dan belum teridentifikasi. Keluarga kemudian diminta memberikan keterangan secara rinci mengenai ciri fisik serta barang yang dikenakan Aldo ketika berada di kapal.
Bude Aldo, Ranur Mahartini, mengatakan keluarga kemudian menunjukkan foto terakhir Aldo saat berada di kapal kepada petugas forensik.
Dari proses tersebut, terdapat sejumlah kesamaan antara jenazah yang ditemukan dengan ciri dan barang milik Aldo, termasuk kaos dan jam tangan.
“Jam tangannya benar. Bajunya juga benar. Kaos yang dipakai itu kaos kesukaannya. Secara fisik dan properti yang digunakan ada kesamaan,” ujar Ranur.
Meski demikian, pada tahap awal keluarga tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas korban.
Keluarga siapkan proses pemulangan
Perkembangan berikutnya, jenazah Aldo telah dinyatakan teridentifikasi. Keluarga kemudian menyiapkan proses pemulangan jenazah dari Banjarmasin menuju Solo.
Sebelumnya, keluarga juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan tim DVI untuk menjalani proses identifikasi.
Pada Selasa, 22 September 2026, pengambilan sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8 juga dilakukan sebagai bagian dari proses identifikasi. Tim DVI mengambil sampel dari keluarga korban untuk dicocokkan dengan data korban yang ditemukan.
Bagi keluarga, proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan identitas dan mempersiapkan pemulangan korban.
Sempat berusaha menyelamatkan diri
Ranur juga menceritakan informasi yang diterima keluarga dari rekan-rekan Aldo yang selamat.
Saat kapal mengalami kecelakaan, Aldo disebut sempat berlari dan membangunkan teman-temannya.
Aldo bersama sejumlah rekannya kemudian berusaha menyelamatkan diri. Namun, menurut keterangan yang diterima keluarga, dua orang sempat kembali turun untuk mengambil tas, sementara lainnya menunggu di bagian atas kapal.
“Informasinya Aldo sudah keluar dan sempat membangunkan teman-temannya. Ada dua temannya yang turun mengambil tas. Mereka menunggu, tetapi kapal sudah tenggelam dan terbalik,” ujar Ranur.
Menurut keluarga, Aldo dan sejumlah rekannya juga disebut tidak sempat mengambil pelampung ketika berusaha menyelamatkan diri.
Pencarian korban KM Virgo terus berlangsung
Sementara itu, operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan tim SAR gabungan.
Hingga Selasa, 22 September 2026, data Basarnas yang dikutip Polri mencatat 126 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 18 orang meninggal dunia, sementara 117 orang masih dalam pencarian.
Tim SAR juga masih melakukan pencarian di badan KM Virgo Transport 8 yang berada di dasar Laut Jawa. Kondisi arus bawah laut dan cuaca menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam proses penyelaman.
Bagi keluarga di Ngringo, kepastian identitas Aldo menjadi bagian dari perjalanan panjang setelah musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8.
Reporter: Iwan Iswanda
Editor: Heru Warsito





