Bantul, KabarTerkiniNews.co.id – Masyarakat di pedukuhan Kedungjati, Selopamioro, Bantul, dihebohkan dengan kejadian tak biasa di kandang ternak milik warga. Seekor anak sapi lahir dengan kondisi abnormal, hanya memiliki dua kaki.
Kelahiran seekor anak sapi, di Kedungjati, Selopamioro, Bantul, bikin heboh warga. Pasalnya, anakan jenis Simental tersebut, memiliki kondisi abnormal, alias berkaki dua.
Adi Wiyono, selaku pemilik ternak mengatakan, sebelumnya tak menyangka jika sapi berkulit coklat miliknya itu, melahirkan anak dengan kekurangan fisik.
“Ya kaget pas lihat ternyata kondisinya tak biasa, kakinya hanya dua,” ujar kakek berusia 63 tahun tersebut.
Melihat kondisi ternaknya yang tak biasa, Adi mengaku tak tega. Setiap pagi, dan sore, dirinya pergi kekandang untuk sekedar menjenguk ternaknya yang kini masih berusia 3 hari twrsebut. Terkadang, diapun meenggendong anakan sapi miliknya itu, untuk membantunya berdiri atau melatih otot kaki belakangnya biar kuat menopang badannya kelak, atau hanya sekedar mengelus ngelus badannya.
“Tidak tega sebenarnya, makanya sering saya jenguk, saya ajari berdiri, tapi masih lemas karena masih berusia 3 hari,” tururnya.
Untuk kebutuhan asupan makanan, pemilik ternak terpaksa membantunya dengan dot yang berisi air susu sapi.
“Sehari itu habis dua botol, ya dua liter kira-kira, ini susu sapi asli, dari Dinas Pertanian saya belinya, karena tidak bisa minum sendiri dari induknya,” imbuhnya.
Dwi Untari, anak menantunya menyebut, baru pertama kali ini keluarganha mengalami kejadian tak terduga, meski sudah puluhan tahun beternak sapi.
“Bapak sudah sejak kecil beternak sapi, tapi ya baru kali ini ada kejsdian seperti ini,” sebutnya.
Menurut perempuan berusia 34 tahun itu, tidak ada gejala apapun terhadap induknya, sejak masa kehamilan hingga melahirkan. “Tidak ada yang aneh, semua biasa saja, memang ini anak pertama dari indukan yang dipelihara bapak,” tegasnya.
Meski memiliki fisik tak biasa seperti Sapi pada umumnya, keluarga ini berencana akan merawat anakan sapi tersebut semampunya. Namun, jika ada yang berminat membeli, keluarga itupun mengaku tidak keberatan.
“Ya kalau ada yang mau membeli ya silahkan, tapi kalau tidak tetap akan kita rawat semampunya,”pungkasnya.
Joko Pramono





