Klaten, KabarterkiniNews.co.id – Suasana duka menyelimuti keluarga saat jenazah Joko Catur Prasetyo, korban kecelakaan helikopter di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, tiba di kampung halamannya di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Isak tangis pecah saat peti jenazah diturunkan dari ambulans pada Sabtu malam. Keluarga, kerabat, dan warga sekitar tak kuasa menahan haru menyambut kedatangan almarhum yang dikenal sebagai sosok baik dan rendah hati.
Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu dishalatkan oleh keluarga dan masyarakat setempat. Prosesi berlangsung khidmat dengan diiringi doa dan kesedihan mendalam.
Kilas Balik Kejadian
Diketahui, Joko Catur Prasetyo merupakan salah satu korban kecelakaan helikopter tipe Airbus EC 130 T2 dengan nomor registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara yang jatuh di wilayah Sanggau, Kalimantan Barat, pada Kamis lalu.
Helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri dari satu pilot, satu mekanik, dan enam penumpang, termasuk korban. Penerbangan dilakukan dalam rangka kunjungan kerja perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Namun nahas, dalam perjalanan helikopter mengalami kecelakaan dan jatuh di area yang cukup terpencil. Proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat medan yang sulit dijangkau.
Setelah tim evakuasi berhasil mencapai lokasi, seluruh penumpang dan awak helikopter dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Sosok yang Dikenang
Menurut keterangan kakak kandung korban, Sulistiyanto, almarhum terakhir kali bertemu keluarga pada 13 April lalu saat hendak melakukan perjalanan kerja.
Di mata keluarga dan rekan kerja, Joko Catur Prasetyo dikenal sebagai sosok pemimpin yang jujur, ramah, dan menjadi panutan. Ia juga dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
“Beliau orangnya baik, tidak pernah macam-macam, dan selalu peduli dengan keluarga,” ungkap salah satu kerabat.
Keluarga mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kejadian tragis tersebut terjadi.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Dimakamkan di Kampung Halaman
Setelah prosesi persemayaman, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Glodogan yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah duka.
Kepergian Joko Catur Prasetyo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan kerja dan masyarakat yang mengenalnya.
Prabowo Aji Melaporkan







