Video : Tyo Sadewo
KARANGANYAR, Kabarterkininews.co.id – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tony Harjono, memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah 207 perwira lulusan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) TNI AU Angkatan ke-34. Upacara tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Colomadu, Karanganyar, pada Jumat (22/5/2026).
Dalam amanatnya, Marsekal TNI Mohamad Tony Harjono menegaskan bahwa menjadi perwira merupakan babak baru yang menuntut tanggung jawab besar. Orang nomor satu di lingkungan Angkatan Udara ini meminta para lulusan untuk terus meningkatkan dedikasi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Para perwira dituntut memiliki integritas dan dedikasi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Tantangan zaman terus berubah, karena itu adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi sebuah keharusan,” ujar KSAU di hadapan ratusan perwira baru.
Saring Prajurit Bintara Menjadi Perwira
Sebagai informasi, Setukpa TNI AU merupakan lembaga pendidikan khusus yang bertugas mendidik prajurit pilihan dari golongan Bintara untuk dididik menjadi Perwira berpangkat Letnan Dua (Letda).
Sebanyak 207 perwira yang dilantik hari ini telah berhasil melewati masa penggemblengan intensif selama lima bulan. Selama masa pendidikan, para siswa dibekali dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan, penguatan keterampilan militer mutakhir, hingga pemantapan karakter kepemimpinan.
Selebrasi dan Lempar Topi Pet
Suasana haru dan bangga langsung pecah sesaat setelah upacara pelantikan resmi ditutup. Wajah-wajah ceria terpancar dari para perwira remaja berpangkat Letnan Dua tersebut saat bertemu dengan sanak keluarga yang turut hadir di lokasi.
Sebagai bentuk rasa syukur dan tradisi kelulusan, para perwira baru ini menampilkan aksi yel-yel komando yang kompak di tengah lapangan. Kemeriahan acara memuncak saat ratusan perwira tersebut secara serempak melemparkan topi pet mereka ke udara, menandai kesiapan mereka untuk bertugas dan mengabdi di berbagai satuan TNI AU di seluruh penjuru tanah air.
(Tyo Sadewo/KTN/Red)







