Petani Tersengat Listrik di Sawah, Tim Pamapta dan Inafis Polres Sragen Berhasil Evakuasi

Sragen, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang perempuan lanjut usia berinisial S (82), warga Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik di area persawahan, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Menerima laporan dari masyarakat, Tim Pamapta Polres Sragen bersama personel Polsek Plupuh dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta penyelidikan guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

Bacaan Lainnya

Petugas juga berkoordinasi dengan tim medis dari Puskesmas Plupuh 1 dalam proses pemeriksaan awal terhadap korban.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui keterangannya menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga tersengat arus listrik saat memegang tiang besi saklar pompa air (sibel) yang berada di pematang sawah.

“Saat hendak kembali bekerja usai beristirahat, korban memegang tiang besi saklar pompa air. Diduga terdapat kebocoran arus listrik akibat kabel yang isolasinya telah rusak sehingga arus mengalir ke tiang besi dan mengenai korban,” jelas AKBP Dewiana.

Menurut keterangan saksi, rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan mematikan aliran listrik dari saklar induk.

Namun, ketika arus listrik berhasil diputus, korban telah terjatuh dan diduga meninggal dunia di lokasi. Hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Sragen bersama tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas hanya menemukan luka bakar pada lengan bawah kiri dan telapak tangan kiri yang diduga merupakan titik masuk sengatan listrik.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Kapolres Sragen mengimbau masyarakat, khususnya para petani yang menggunakan pompa air bertenaga listrik di area persawahan, agar rutin memeriksa instalasi kelistrikan.

Kabel yang mulai aus atau terkelupas harus segera diganti untuk mencegah kebocoran arus listrik yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian pada instalasi listrik di lingkungan pertanian dapat berakibat fatal. Polisi mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan seluruh perangkat kelistrikan berada dalam kondisi aman sebelum digunakan.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *