Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Barat SDN 1 Solodiran, Kamis (21/05).
Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, yang dibacakan Dandim 0723/Klaten, disampaikan bahwa tema TMMD kali ini memiliki makna penting mengenai pembangunan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
“Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang, ” Tuturnya. Menurut Pangdam, pembangunan desa merupakan strategi pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
” Karena itu, pembangunan desa harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Pangdam yang dibacakan Dandim.
Pangdam IV/Diponegoro juga menegaskan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah.
” Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Bupati/Wali Kota beserta jajaran Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar serta seluruh warga masyarakat,” Katanya.
Selain itu, lanjut Pangdam, program tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan, wilayah tertinggal, terpencil, terisolasi, kawasan kumuh perkotaan, hingga wilayah terdampak bencana alam.
Dalam amanat tersebut, Pangdam turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh pelaksanaan TMMD Sengkuyung.
“ yang selama satu bulan penuh telah bekerja keras, bergotong royong dan bahu-membahu menyelesaikan seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik,” Ujar Pangdam dalam amanat yang dibacakan Dandim.
Di akhir amanatnya, Pangdam berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh sarana dan prasarana yang telah dibangun dapat dijaga serta dirawat bersama sehingga memiliki masa pakai yang panjang dan terus mendukung aktivitas masyarakat.
Saat ditemui usai kegiatan, Dandim 0723/Klaten mengatakan bahwa betonisasi jalan pertanian menjadi salah satu sasaran utama TMMD di Desa Solodiran yang diharapkan mampu memperlancar akses distribusi hasil panen sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
“Dengan adanya betonisasi jalan pertanian ini diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian warga,” ujar Dandim.
Sementara itu, Kepala Desa Solodiran Sukamta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di wilayahnya.
“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Solodiran, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Kodim 0723/Klaten, Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD di desa kami.
Sukamta menyebut program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
” Masyarakat sangat antusias dan bersemangat dalam bergotong royong membangun desa bersama TNI,” ungkap Sukamta.
Sasaran fisik meliputi betonisasi jalan sepanjang 597 meter, pembangunan talud sepanjang 597 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak tiga unit, serta jambanisasi sebanyak lima unit. Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Prabowo Aji







