PTSI Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Program Demplot Cabai Menyasar 177 Desa di Karanganyar

Foto: Kepala Dispertan PP Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati menyerahkan bantuan bibit cabai kepada peserta pelatihan. Iwan.

KARANGANYAR, Kabarterkininews.co.id. Perempuan Tani Sejahtera Indonesia (PTSI) mulai mengembangkan program ketahanan pangan berbasis keluarga melalui pelatihan, pendampingan, dan demplot pertanian di Kabupaten Karanganyar.

Program tersebut resmi diluncurkan perdana di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Senin (24/8/2026).
PTSI menargetkan program serupa nantinya dapat menyebar ke 177 desa di Kabupaten Karanganyar.
Perwakilan PTSI, Annabah Al-Fitriah, mengatakan program tersebut diawali dengan pelatihan budidaya cabai organik dan pembangunan demplot yang melibatkan perempuan atau ibu-ibu tani.
“Insya Allah setelah ini kami tidak hanya satu desa saja yang akan diberikan program. Kami akan menyebar ke 177 desa di Karanganyar,”kata Annabah.
Dalam program tersebut, setiap peserta mendapatkan lima bibit untuk ditanam dan dikembangkan. Selain pelatihan, PTSI juga memberikan pendampingan agar masyarakat mampu mengelola tanaman secara berkelanjutan.
Menurut Annabah, program itu bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat.
“Tujuannya kita akan memperkuat ketahanan pangan keluarga, supaya mereka mandiri secara pangan. Jadi tidak hanya mengandalkan pemerintah melalui APBD atau kepala keluarga. Kita sama-sama bekerja sama dalam program ini,” ujarnya.
Pemilihan wilayah Desa Dayu sebagai lokasi awal program salah satunya mempertimbangkan kondisi wilayah yang relatif kering serta jumlah warga yang cukup banyak.
Selain program di Dayu, PTSI juga telah mengembangkan demplot di Dukuh Pucung, Desa Kedungulo. Demplot tersebut dikelola dengan melibatkan ibu-ibu, mulai dari penanaman hingga pemeliharaan.
Program demplot tidak hanya berfokus pada cabai.
“Di dalamnya juga dikembangkan tanaman tomat dan sayuran, serta budidaya lele dan ayam. Lahan demplot tersebut memiliki luas sekitar 250 meter persegi,”terangnya.

Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, mengapresiasi gerakan yang dilakukan PTSI tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong ketahanan pangan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PTSI pusat dan PTSI Kabupaten Karanganyar yang telah mengadakan gerakan menanam demplot cabai untuk ketahanan pangan,” katanya.
Ia menegaskan, gerakan tersebut sejalan dengan upaya Kabupaten Karanganyar mendukung swasembada pangan nasional.
Dispertan PP Karanganyar juga membuka peluang dukungan berupa bibit tanaman buah. Ferri mengatakan, pada APBD Perubahan nantinya terdapat program penyediaan bibit buah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga.
“Kalau dibutuhkan bibit buah, kami di APBD Perubahan nanti ada buah-buahan yang bisa mendukung ketersediaan keluarga dalam memenuhi gizi, protein, dan vitamin keluarga. Kami ada bibit buah, nanti siap kami bagikan,”ujarnya.(Iwan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *