Rumah Warga Kedawung Sragen Terbakar, Akibat Api yang Dikira Padam Kembali Berkobar

Sragen, KabarTerkiniNews.co.id – Kebiasaan membakar dedaunan kering di sekitar rumah berujung petaka. Api yang semula dinyalakan untuk membersihkan kebun belakang rumah merambat hingga membakar bangunan rumah milik Priyanto, warga Dukuh Gendol RT 08, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Senin (24/8/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran dedaunan kering yang dilakukan korban di kebun belakang rumah.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Priyanto membakar dedaunan kering di kebun belakang rumahnya. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban meninggalkan rumah untuk menjemput anaknya.
Korban kemudian kembali sekitar pukul 10.45 WIB dan mengecek lokasi pembakaran.

Saat itu api terlihat telah padam dan tidak tampak kepulan asap. Korban kemudian masuk ke dalam rumah untuk beristirahat.

Situasi berubah sekitar pukul 13.00 WIB. Salah seorang saksi melihat kobaran api membakar bagian belakang rumah korban. Saksi segera memberitahukan kejadian tersebut kepada Priyanto.

Saat diperiksa, api telah membakar bagian atap belakang rumah yang digunakan untuk menyimpan potongan kayu. Kobaran kemudian merambat ke bagian dapur.

Korban bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan aliran air PDAM. Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sragen kemudian tiba di lokasi dan bersama warga melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Tak ketinggalan, Polisi juga bergerak cepat memastikan situasi terkendali. Petugas Polsek Kedawung langsung menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Sragen dan tim rescue, serta melakukan koordinasi dengan Pamapta dan Inafis Polres Sragen.

Petugas juga melakukan pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi, hingga olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran.

Dari hasil penanganan awal, api diduga berasal dari pembakaran dedaunan kering di kebun belakang rumah korban yang sebelumnya sengaja dilakukan untuk membersihkan area kebun. Api kemudian diduga merambat dan membakar bangunan rumah bagian belakang yang digunakan untuk menyimpan potongan kayu serta sebagian atap dapur.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.Kapolres Sragen mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas pembakaran sampah atau dedaunan dalam kondisi api yang belum benar-benar dipastikan padam. Terlebih saat terdapat material mudah terbakar di sekitar lokasi.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *