Tempat Pembuangan Akhir Troketon Pedan Terbakar, Proses Pemadaman berlangsung Lama

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Tumpukan sampah di tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten terbakar. Api menimbulkan kepulan asap tebal ke udara.

Kepulan asap tebal ke angkasa bahkan terpantau dari wilayah Desa Trasan, Kecamatan Juwiring. Api terlihat di lokasi TPA paling timur.

Bacaan Lainnya

Api yang semula di bagian tengah merembet ke puncak gunungan sampah. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Klaten, truk tangki BPBD dan ambulans dikerahkan ke lokasi.

Mobil pemadam sempat terkendala akses jalan di ujung timur yang terhalang batu besar. Koordinasi dengan petugas TPA dan Dinas Lingkungan Hidup akhirnya dikerahkan satu unit alat berat untuk membuka akses.

Tim Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten berjibaku dengan api. Satu dipadamkan, api muncul lagi dari dasar tumpukan sampah.

Tukiman Arjo Suwarno (70) petani di dekat TPA mengatakan dirinya melihat ada asap sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu baru ada api. “Asap dulu. Terus api mbulat (menyala), mau dipadamkan tidak bisa,” katanya Sabtu (01/08) siang.

Saat kejadian, kata Tukiman, tidak hanya para petani yang di sekitar lokasi. Petugas sampah juga belum pada pulang masih ada di lokasi.

“Pak mandor juga disitu. Asap di bawah tumpukan sampah dan seingat saya sudah dua kali ini,” imbuhnya.

Ridho, petugas TPA mengatakan saat kejadian petugas baru saja selesai istirahat. Begitu melihat api mencoba menangani.

“Tadi sudah diupayakan tindakan tapi angin besar sehingga tidak bisa. Luasnya belum tahu,” katanya kepada detikJateng di lokasi.

Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino saat diminta konfirmasi mengatakan markas mendapat laporan kebakaran di TPA. Kebakaran di sisi timur.

“Kebakaran di lokasi landfill IV sisi timur. Sudah kita kerahkan semua personel,” kata Sumino di lokasi. ” Untuk luasan lahan sekitar 400 meter. Kendala hanya akses jalan ke lokasi,” imbuhnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *