Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani Tinjau Banjir di Tipes Serengan, Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Foto : Wakil Walikot5a Surakarta , Astrid Widayani turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di wilayah Tipes, Kecamatan Serengan, Surakarta, Selasa malam (14/4). Prasetya

Surakarta, Jawa TengahAstrid Widayani turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di wilayah Tipes, Kecamatan Serengan, Surakarta, Selasa malam (14/4). Peninjauan ini dilakukan setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga malam hari, menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut, Astrid didampingi tim dari BPBD Kota Surakarta untuk memastikan kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan logistik secara langsung. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain kawasan Balai Warga RW XIV, Totosari, Pajang, Laweyan, hingga wilayah Tipes yang terdampak cukup parah.

Astrid menyampaikan keprihatinannya atas banjir yang terjadi dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta bergerak cepat dalam menangani dampak bencana. Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.

“Curah hujan masih cukup tinggi dalam beberapa minggu ini. Kami mengimbau warga untuk selalu waspada, menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, serta tetap siaga apabila terjadi peningkatan debit air,” ujarnya.

Wakil Walikota Surakarta, Astrid didampingi tim dari BPBD Kota Surakarta turun memastikan kondisi warga . Prasetya

Selain melakukan peninjauan, Pemerintah Kota Surakarta melalui BPBD juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi 70 lembar matras, 70 selimut, 6 boks hygien kit, serta 10 paket sembako.

Pemerintah juga meminta warga untuk saling berkoordinasi di lingkungan masing-masing dan tetap siaga guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan risiko yang lebih besar dapat diminimalkan.

Fransiskus Prasetyo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *