Jakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Warga terdampak kebakaran di RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, mengapresiasi bakti kesehatan yang digelar Polri. Kegiatan ini dinilai membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang masih berupaya pulih pascakebakaran.
Kasubbid Dokkes Polda Metro Jaya AKBP Pol. A. Winardi mengatakan bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
Dalam kegiatan ini, warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari pengobatan umum, pemeriksaan dan pengobatan gigi, hingga layanan dokter spesialis.
“Dari Biddokkes Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Pusdokkes Polri dan Sidokkes Jakarta Pusat, dalam rangka bakti kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, kami memberikan layanan pengobatan umum, pengobatan gigi, serta layanan dokter spesialis paru, bedah, penyakit dalam, dan mata,” ujar AKBP Winardi.
Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung, sebanyak 464 warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Keluhan yang paling banyak ditangani berasal dari pasien yang memanfaatkan layanan dokter spesialis mata.
“Kurang lebih dalam pelaksanaan minggu ini ada 464 yang kami layani. Paling banyak mereka mengeluhkan masalah yang ditangani dokter mata. Pasiennya hampir 100 orang,” ukar.
Menurut Winardi, ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan selama kegiatan berlangsung dalam kondisi mencukupi. Ia juga menyebut bakti kesehatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah.
“Sampai hari Senin (8/6/2026) obat-obatan maupun alat kesehatan cukup. Nanti akan dilaksanakan kegiatan lagi di tempat lain. Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, masing-masing Polres juga akan melaksanakan kegiatan bakti kesehatan sesuai karakteristik wilayahnya,” tutur dia.
Kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan relawan yang bertugas membantu para korban kebakaran. Salah satunya Dolfi (38), seorang pengemudi ojek online yang menjadi relawan di lokasi pengungsian.
Dolfi mengaku memanfaatkan layanan kesehatan karena mengalami pembengkakan pada kedua kakinya selama membantu aktivitas di lokasi pengungsian. Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi kesehatannya dipastikan dalam keadaan baik.
“Saya keluhannya kaki bengkak dua-duanya. Namun saat dicek asam urat, kolesterol normal, gula darah juga normal,” seru dia.
Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polri yang menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat dan relawan yang berada di lokasi terdampak kebakaran.
“Bagus, terima kasih buat Polri yang membantu masyarakat lingkungan sekitar Kemayoran yang kena musibah kebakaran,” tambahnya.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polri berharap dapat membantu menjaga kondisi kesehatan warga terdampak kebakaran sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat pascabencana.
KabarTerkiniNews.co.id








