Warga Sleman Tertemper KRL Yogya Solo di Jalur Klaten, Korban Tinggalkan Tas ditepi Lintasan KAI

Klaten, KabartTerkiniNews.co.id – Seorang Pria warga Kelurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berinisial AR (52) ditemukan tewas di perlintasan Kampung Klasemen, Klaten Tengah, Klaten. Korban diduga hendak menyeberang perlintasan.

“Kejadian pada pukul 09.25 WIB. Kejadiannya antara perlintasan Krapyak dan Klasis,” ungkap Kapolsek Klaten Tengah, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, Rabu (01/07)

Bacaan Lainnya

Kapolsek menjelaskan, saat itu korban tertabrak kereta rel listrik yang melaju dari arah Yogyakarta ke Solo. Akibat benturan dengan kereta korban luka di kepala dan kaki.

” Korban meninggal di tempat dengan kondisi patah kaki serta ada luka di bagian rahang. Ditemukan tas berisikan dompet dan KTP korban,” jelas Alif.

Menurut Alif, saat ini masih didalami kejadian tersebut. Jenazah korban pertama kali ditemukan petugas KAI. “Pertama itu ditemukan petugas palang kereta api dan satpam. Petugas itu mendapat laporan dari masinis,” kata Alif.

Kapolsek menerangkan, saat kejadian ditemukan tas selempang, yang berisi Identitas korban, topi. Kecelakaan diketahui oleh masinis KRL, yang melaporkan pada petugas di Stasiun.

“Dari keterangan masinis korban ini menyeberang. Terlihat melintas sehingga tertemper, ini sudah diidentifikasi dan kita sudah hubungi keluarga,” imbuh Alif.

Sementara Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan Daop 6 Yogyakarta menyayangkan terjadinya peristiwa ini. Pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada.

“Diimbau hanya melintasi perlintasan sebidang resmi, dan tidak beraktivitas di sekitar jalur KA. Jalur KA merupakan kawasan yang harus steril karena tinggi potensi risiko sehingga bukan area untuk beraktivitas warga,” papar Feni.

Menurut Feni, kejadian pukul 09.25 WIB. Kereta merupakan KRL Commuterline Palur-Yogyakarta di Km 139+2 petak jalan antara Srowot-Klaten, penemper kemudian dievakuasi oleh Polsek Klaten dan PMI Klaten.

“Penemper kemudian dievakuasi oleh Polsek Klaten dan PMI Klaten. Adapun seluruh awak dan penumpang KRL tersebut dalam kondisi selamat dan aman melanjutkan perjalanan. KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA atas kejadian ini,” Kata Feni.

“KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada. Masyarakat diingatkan untuk wajib berhenti sejenak dan memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum melintasi perlintasan sebidang KA,” pesannya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *