Mandor Pabrik Meninggal Dunia didalam Kamar Kos di Delanggu Klaten

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Warga Dukuh, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Klaten geger karena seorang penghuni kos, EP (56) ditemukan tewas. Korban warga Sirangkang, Petarukan, Pemalang itu tewas di dalam kamar kosnya dengan kondisi mulai membiru.

“Belum membusuk tapi dari ujung-ujung kakinya mulai membiru dan punggung mulai muncul bintik – bintik merah karena meninggal sudah agak lama,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Delanggu Aiptu Mardana Senin (01/06)

Bacaan Lainnya

Mardana menerangkan, temuan mayat tersebut dilaporkan ketua RT dan Kades ke Polsek sekitar pukul 12.30 WIB. Piket Polsek langsung ke lokasi meminta keterangan saksi.

“Kita langsung ke lokasi, dari keterangan pengelola kos didapat keterangan korban hari Minggu (30/5) sudah tidak terlihat sehingga curiga. Lalu pengelola kos melihat dari jendela kaca belakang melihat korban telungkup tidak memakai baju, ” terangnya.

Setelah itu, kata Mardana, pintu kos yang terkunci dari dalam dibuka paksa bersama – sama. Dari olah TKP bersama tim medis Puskesmas tidak ditemukan tanda kekerasan.

“Dari olah TKP didampingi dokter Tini dari Puskesmas Delanggu, INAFIS dan pamapta Polres Klaten tidak ditemukan tanda kekerasan, ditemukan obat sakit kepala dan teh. Dari mulut keluar darah sudah tidak segar karena meninggal sudah lebih 1 x 24 jam dan ada riwayat sakit jantung,” papar.

Menurut Mardana, sudah dikoordinasikan dengan keluarga dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Korban bekerja sebagai pengawas pabrik.

“Korban ini pengawas di pabrik garmen. Jenazah dititipkan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten sementara,” pungkas.

Saksi pengelola kos, Sumartinah (50) mengatakan hari Sabtu (30/5) masih melihat korban. Tapi hari Minggu (31/5) sehari tidak kelihatan.

” Kok Minggu gak kelihatan, saya curiga ada apa dan saya kira hari libur. Habis duhur perasaan saya tidak enak lalu saya tengok dari jendela belakang, saya ketok tidak ada jawaban, saya lalu lapor anak saya dan suami saya, ” katanya

Diungkapkan Sumartinah, Pintu kamar, terkunci dari dalam sehingga suaminya melapor RT RW dan Kades. Baru kemudian dibuka bersama dan ditemukan di kamar sudah meninggal.

” Saat dibuka sudah ditemukan di tempat tidur meninggal dunia tertelungkup. Kerjanya di pabrik situ (barat kos),” Ungkapnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *