Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Camat Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) Immanuel Ully, menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak karena masalah tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh masyarakat.
“Jadi ketika kita berbicara terkait dengan sampah ini, persoalannya sangat kompleks, baik dari hulu sampai hilir. Sampah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua komponen,” ujar Immanuel Ully, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Maulafa sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, terus mendukung pelaksanaan roadmap penanganan sampah yang telah disusun pemerintah. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif.
Ia mengimbau masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari rumah dengan melakukan pemilahan sesuai jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Setelah dipilah, sampah kemudian dibuang ke tempat penampungan yang telah disediakan sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Jadi kita minta sampah rumah tangga itu dipilah, baik organik, anorganik maupun B3, lalu dibawa ke bak sampah untuk diangkut ke TPA. Bahkan, sampah tersebut juga dapat didaur ulang menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomis,” katanya.
Immanuel kembali menegaskan bahwa keberhasilan penanganan sampah tidak dapat dicapai apabila hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh warga Kota Kupang dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar mematuhi jadwal atau jam membuang sampah yang telah ditetapkan pemerintah serta membiasakan pengelolaan sampah sejak dari rumah hingga dibuang ke tempat yang telah disediakan. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan persoalan sampah di Kota Kupang dapat ditangani secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Rudy








