Wisata Edukasi Satwa “Pony Park” jadi Destinasi Baru Saat Liburan di Klaten

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Ada destinasi baru Pony Park hadir di Kabupaten Klaten (Popa) akan jadi destinasi wisata edukasi satwa interaktif yang ramah bagi keluarga.

Pony Park merupakan mini zoo dengan 80 koleksi hewan langka dari berbagai negara di daerah Mojayan Kecamatan Klaten Tengah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Taman itu akan dibuka untuk umum pada soft launching Minggu (28/06). Rencana soft opening Pony Park dipaparkan pada pers gathering, Jumat (19/06) sore. Kawasan berkontur yang terbelah sungai, bangunan ala koboi, tanjakan dan turunan dengan nuansa yang tak biasa.

Ada alpaca, hewan menggemaskan asal Pegunungan Andes, Amerika Selatan, ada kapibara hewan pengerat terbesar yang sedang viral. Juga rusa Timor, kambing kerdil Afrika, mirkat, racoon yang jinak, aneka reptil langka, aviari dengan aneka burung langka dan dilindungi, berbagai ikan, hingga hewan yang masuk family tikus langka.

Pengunjung Pony Parn bisa menikmati pony riding dan berfoto dengan satwa. Bangunan berkonsep koboi sengaja dihadirkan dengan kuda poni sebagai ikon guna memberi nuansa baru di Klaten. Tak hanya bagi anak-anak tapi juga orang dewasa.

Agung Sulistomo, pengelola Pony Park, Pony Park pun menyajikan animal show mulai dari anjing, kucing, berang-berang, aneka burung paruh bengkok, burung hantu, burung rangkok Papua, hingga marmut terlatih.

”Ada 80 jenis satwa dari berbagai negara di lahan seluas 1,7 hektar, ada kid zone, kolam renang, resto, tenant berbagai kuliner di satu kawasan,” Katanya.

Dilanjut Agung, Pengunjung bisa berinteraksi dengan berbagai satwa, lewat animal feeding. Namun mereka tak boleh membawa makanan dari luar, hanya makanan yang disediakan pengelola.

”Kami punya izin penangkaran satwa dilindungi sejak 2023 untuk burung paruh bengkok, rusa timor dan landak. Izin penangkaran beberapa mamalia tahun 2024,” Tuturnya.

Agung menambahkan, beberapa mamalia lain akan dicoba dikembangbiakkan, namun tidak untuk diperjualbelikan. Kawasan itu menyatu dengan tempat latihan berkuda De Christo Equine Park yang telah mencetak atlet berprestasi di dalam dan luar negeri.

”Pony Park menggabungkan konsep Petting Zoo dan Mini Zoo, sehingga pengunjung tidak hanya melihat satwa, tapi juga berinteraksi sambil edukasi,” Pungkasnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *