Klaten Kabarterkini.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Wilayah Kodim 0723/Klaten di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Sedayu, Kamis (13/08)
Seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang menjadi bagian dari program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat tersebut berhasil diselesaikan 100 persen sesuai target yang telah ditetapkan.
Dalam amanatnya, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, membacakan sambutan Panglima Kodam IV/Diponegoro yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026. Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan masyarakat yang telah bekerja bersama selama satu bulan penuh.
“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Klaten beserta seluruh OPD terkait, personel TNI-Polri, serta segenap masyarakat yang telah menunjukkan semangat gotong royong, kerja keras dan kebersamaan sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan TMMD tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Pangdam, pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan wilayah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Di akhir amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai melalui program TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama sehingga memiliki masa pakai yang lebih lama dan terus mendukung aktivitas warga.
Sementara itu, dalam laporan Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Desa Sedayu disampaikan bahwa seluruh sasaran fisik berhasil diselesaikan 100 persen. Sasaran tersebut meliputi pembangunan betonisasi jalan sepanjang 770 meter, pembangunan talud jalan sepanjang 250 meter, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit, serta pembangunan jambanisasi sebanyak lima unit.
Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, administrasi kependudukan dan berbagai materi edukatif lainnya yang mendukung peningkatan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Keberhasilan penyelesaian seluruh sasaran tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi antara unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat Desa Sedayu yang secara aktif terlibat dalam setiap tahapan kegiatan. Kehadiran program TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan wilayah.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian jalan betonisasi hasil program TMMD. Peresmian tersebut menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu. Jalan yang telah dibangun itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta memperkuat akses menuju lahan pertanian dan perkebunan warga sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.
Prabowo Aji







