Los berisi Empat Ton Tembakau milik PTPN di Kebonarum Klaten Terbakar

Foto : Los pengeringan tembakau di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten ludes terbakar, Rabu (12/08) siang.

Klaten Kabarterkini.co.id – Los pengeringan tembakau di Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten ludes terbakar. Tidak hanya bangunan los tapi juga empat ton tembakau di dalamnya hangus.

“Ada isinya tembakau kurang lebih empat ton. Kerugian sekitar Rp 1,5 miliar beserta losnya,” jelas Kapolsek Kebonarum AKP Suyana kepada awak media di lokasi, Rabu (12/08) siang.

Dijelaskan Suyana, dari keterangan penjaga los kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Saat kejadian penjaga keluar membeli minum.

“Ditinggal barang lima menit membeli minuman. Sebelum kejadian bekas pembakaran omprong tembakau (pemanasan dengan kayu bakar) dibuang disini,” terang Suyana.

Ternyata, lanjut Suyana, sisa arang omprong yang dibuang di dekat los tersebut masih menyala. Api membakar sisa rumput kering di sekitar lokasi pembuangan.

” Merembet ke tempat pembuangan sampah yang sampah itu terdiri dari rumput kering. Kemudian menjalar ke rumput kecil – kecil yang kering dan merembet ke los,” sambung Suyana.

Seharusnya, kata Suyana, bekas arang kayu dibuang di lubang yang sudah ada dan disiram air sehingga aman. Los tersebut merupakan milik PTPN.

” Los milik PTPN, luasnya sekitar 2.000 meter,” imbuhnya.

Komandan Regu Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Hatmoko menyatakan markas mengerahkan satu unit mobil pemadam dengan empat personel. Pemadaman sekitar satu jam.

“Proses pemadaman kurang lebih satu jam karena harus menyemprot bambu satu per satu karena bara api di dalam bambu. Bangunan keseluruhan dari bambu,” kata Tri di lokasi.

Menurut Tri, karena bangunan terbuat dari bambu dan di persawahan api mudah menyala dan membesar. Luasnya sekitar 2000 meter persegi.

“Luasnya sekitar 2000 meter persegi. Dari kesaksian warga api cepat membesar karena cuacanya panas,” imbuh Tri.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *