KLATEN Kabarterkininews.co.id– Seorang warga Desa Sorogaten, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami kejadian dramatis setelah terperosok ke dalam sumur sedalam kurang lebih 25 meter, Senin (31/8/2026) pagi.
Korban bernama Antoni (39), warga Dukuh Sidoharjo, Desa Sorogaten. Meski terjatuh hingga ke dasar sumur, Antoni berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Antoni bermaksud mengecek kondisi air di sebuah sumur yang berada di sekitar rumah, setelah sumur utama yang biasa digunakan keluarganya mengalami kekeringan.
Antoni kemudian turun ke dalam sumur secara manual tanpa menggunakan tali maupun alat pengaman. Saat berada di bagian tengah sumur, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dasar sumur.
Sumur tersebut memiliki kedalaman sekitar 25 meter dengan diameter bibir sumur kurang lebih 90 sentimeter. Di bagian dasar masih terdapat air sekitar 50 sentimeter.
Beruntung, setelah terjatuh, Antoni masih dalam kondisi sadar dan mampu berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut kemudian didengar oleh ayah korban, Supardi, yang baru pulang ke rumah.
Setelah memastikan suara berasal dari dalam sumur, Supardi bersama warga langsung meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat.
Tim gabungan kemudian bergerak melakukan proses evakuasi. Sejumlah unsur terlibat dalam penyelamatan, di antaranya SAR Klaten, TRC-PB BPBD Klaten, Damkar, PMI, TNI/Polri, relawan serta warga sekitar.
Detik-detik evakuasi berlangsung menegangkan. Petugas harus bekerja dengan sangat hati-hati mengingat kedalaman sumur mencapai sekitar 25 meter dan diameter lubang yang relatif sempit.
Tim SAR menggunakan teknik vertical rescue untuk menjangkau dan mengangkat korban dari dasar sumur. Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit.
Setelah melalui proses penyelamatan yang cukup dramatis, Antoni akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur dalam kondisi selamat.
Korban mengalami sejumlah luka dan mengeluhkan sakit pada bagian tubuh, termasuk punggung. Antoni selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jatinom untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penggunaan alat pengaman ketika melakukan aktivitas di dalam maupun di sekitar sumur, terlebih pada sumur dengan kedalaman puluhan meter.
Prabowo Aji





