Gorontalo, KabarTerkiniNews.co.id – Personel Dit Samapta Polda Gorontalo bersama tim gabungan bergerak cepat memberikan perbantuan dalam penanganan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Panggulo, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (6/9/2026).
Setibanya di lokasi, personel Dit Samapta langsung berkoordinasi dengan Polsek Suwawa, TNI, serta masyarakat setempat untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran. Tim gabungan selanjutnya melaksanakan pemadaman sekaligus sterilisasi area guna mencegah api meluas ke wilayah sekitar.
Objek yang terbakar berupa lahan yang ditumbuhi rumput liar, tanaman bambu, batang pohon yang telah tumbang serta dedaunan kering. Berkat kerja sama dan sinergitas seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.01 WITA dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.
Proses pendinginan terus dilakukan hingga seluruh titik api dinyatakan nihil. Setelah kondisi dipastikan aman, rangkaian penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 13.58 WITA. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka.
Kekuatan personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran terdiri dari 25 personel Dit Samapta Polda Gorontalo, 5 personel Polsek Suwawa, dan 1 personel TNI.
Direktur Samapta Polda Gorontalo Kombes Pol. Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, mengatakan bahwa personel Dit Samapta selalu siap memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran dan perbantuan Polri, termasuk dalam penanganan kebakaran lahan.
“Begitu menerima informasi dan permintaan perbantuan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Direktur Samapta.
Ia menambahkan, penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan tidak ada titik api yang tersisa sehingga dapat mencegah munculnya kembali kebakaran dan meluas ke area lainnya.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar. Pencegahan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Usai seluruh titik api dipastikan nihil dan situasi dinyatakan aman serta kondusif, personel gabungan melaksanakan konsolidasi dan kembali ke kesatuan masing-masing.
Redaksi





