KLATEN Kabarterkininews.co.id– Melimpahnya sumber air menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus upaya mengembangkan potensi wisata desa, masyarakat menggelar Festival Kirab Budaya Tirta Wijaya.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini diawali dengan tradisi Merti Tirta, yakni prosesi menyatukan sejumlah sumber air sebagai simbol kebersamaan dan ungkapan syukur atas anugerah sumber daya air yang melimpah.
Setelah prosesi tersebut, warga melanjutkan kegiatan dengan kirab budaya sambil mengarak dua gunungan hasil bumi. Berbagai kesenian dan potensi lokal turut ditampilkan oleh masyarakat dari delapan dukuh di Desa Malangjiwan.
Panitia Festival Tirta Wijaya, Rony Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata air yang dimiliki Desa Malangjiwan.
Menurutnya, keberadaan sumber air selama ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, mulai dari memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga mendukung sektor pertanian.
Melalui festival tersebut, potensi sumber daya air diharapkan dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis budaya yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.
Selain itu, pengembangan wisata air juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan desa dan membuka peluang ekonomi bagi warga setempat.
Sementara itu, Kepala Desa Malangjiwan, Suprianto, menyampaikan bahwa festival mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Delapan dukuh ikut berpartisipasi dengan menampilkan kesenian serta potensi unggulan masing-masing wilayah.
Ia berharap Festival Tirta Wijaya dapat menjadi agenda budaya yang terus berkembang dan semakin memperkenalkan Desa Malangjiwan sebagai salah satu tujuan wisata di Kabupaten Klaten.
Desa Malangjiwan sendiri dikenal memiliki potensi wisata sumber mata air, di antaranya Sumber Mata Air Brintik dan Sumber Air Betek.
Keberadaan destinasi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan pariwisata desa. Dengan dukungan masyarakat dan pelestarian tradisi lokal, potensi wisata air diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan warga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Festival Tirta Wijaya pun menjadi pengingat bahwa sumber daya alam bukan sekadar penopang kehidupan, melainkan juga warisan yang perlu dijaga dan dikembangkan untuk kesejahteraan bersama.
Video Editor: Heru Warsito
Kabar Terkini News | KTN TV





