Lapas Kelas IIA Kupang Fasilitasi WBP Lanjutkan Pendidikan S1, Luar Biasa

Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Hal luar biasa dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang yang menghadirkan fasilitas pembinaan, yakni kegiatan perkuliahan Strata 1 (S1) bagi 20 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sedang dibina saat ini dan hal ini patut diapresiasi karena menjadi yang pertama di seluruh Lapas/ Rutan di Nusa Tenggara Timur.

Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Wawan Irawan, melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik ( Kasi Binadik) Dipson Sarlex Didok mengatakan Lapas Kelas IIA Kupang berkolaborasi dengan
Institut Agama Kristen Negeri ( IAKN) Kupang dalam perkuliahan dan para WBP ini berkuliah 4 kali dalam seminggu, program ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas diri para warga binaan, dengan harapan WBP ini lebih baik di masa depan seusai bebas dari masa hukuman.

Bacaan Lainnya

“Bapak Kalapas ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mendapat pendidikan, memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidupnya, saat ini ada dua puluh WBP yang berkuliah menimba ilmu dan mereka sudah semester empat, saya yakin mereka siap membangun karakter, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Dalam kesempatan itu juga Dipson menambahkan materi pendidikan karakter yang diberikan menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, disiplin, serta kemampuan membangun masa depan saat sudah resmi menghirup udara bebas.

Sementara itu salah seorang WBP yang enggan menyebutkan namanya, mengaku saat ini ia duduk di semester empat dan sangat menikmati materi perkuliahan yang diberikan oleh para dosen, ia juga mengaku bersyukur atas fasilitas perkuliahan ini. ia menyebut kegiatan ini membuat dirinya merasa dihargai, serta ia optimis memiliki harapan ke depan saat ia bebas nanti.

“Jujur kami semua sangat bersyukur mendapatkan kesempatan kuliah sarjana di sini, keterbatasan tidak jadi halangan untuk mendapat ilmu, terima kasih buat Bapak Kalapas, semua pegawai Lapas, serta dosen yang memberikan ilmu bagi kami, Kegiatan ini membuat kami merasa dihargai dan memberi harapan untuk masa depan yang lebih baik saat kami sudah bebas nanti,” tutupnya.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *