Murid SMPN 8 Kota Kupang Sukses Berkebun, Lahan Kosong jadi Kebun Hijau

Kupang,KabarTerkiniNews.co.id – Berkebun merupakan aktivitas yang tak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, namun sejak dini anak- anak juga harus diberikan skill cara berkebun yang baik dan benar.

Pasalnya, menanam pohon serta merawat tumbuhan merupakan aktivitas seru yang memiliki banyak manfaat untuk anak. Kemudian, berkebun juga dapat mendorong minat anak untuk beraktivitas di luar ruangan, yang bisa membantu mereka mengembangkan keterampilan dan kemampuan motoriknya.

Bacaan Lainnya

Berangkat dari hal itu Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Kupang,Dra. Maria Th. Roslin Lana memberikan ruang bagi siswa-siswi UPTD Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 8 Kupang untuk belajar berkebun, dan hasilnya luar biasa, para murid ini mengubah lahan kosong di pekarangan sekolah mereka menjadi lahan produktif yang ditanami aneka sayuran hijau seperti kangkung dan bayam.

Kebun sayur ini merupakan kolaborasi SMPN 8 Kota Kupang dengan Politani Kupang dimana siswa- siswi dibekali pengetahuan bertani sejak dini, dan setiap kelas bertanggung jawab merawat bedeng sayur mereka setiap hari, baik itu penyiraman dan pemberian pupuk bokashi hasil karya siswa sendiri.

” Setiap kelas bertanggung jawab merawat bedeng sayur mereka, kita mau anak- anak tak hanya pintar secara teori dan praktek, tapi ada skill yang kami berikan kepada mereka, bekerjasama dengan Politani Kupang, para siswa berhasil mengubah lahan kosong di sekitar sekolah menjadi hijau karena ditanami sayuran hijau, nantinya sayur itu dibeli oleh para guru dan uangnya buat siswa siswi tersebut, sebagai stimulus supaya mereka lebih giat lagi menanam,” jelas Roslin.

Terpantau di setiap sudut sekolah telah ada kebun- kebun kecil milik para siswa yang ditanami sayuran seperti kangkung dan bayam, dan kebun ini dirawat secara berkala oleh para siswa.

Diharapkan dengan berkebun dapat menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap alam sejak dini dan memberikan rasa kepedulian menjaga lingkungan di masa mendatang. pasalnya, manusia akan selalu membutuhkan alam untuk bertahan sepanjang hidupnya.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *