Siswa SMPN 8 Kota Kupang Daur Ulang Sampah jadi Pupuk Organik

Kupang,KabarTerkiniNews.co.id – Siswa-siswi UPTD Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 8 Kupang berhasil mempraktekkan modul ajar Pembelajaran Kokurikuler ” Pengelolaan Sampah dan Kesehatan Lingkungan” yang dibuat oleh Kepala Sekolahnya Dra. Maria Th. Roslin Lana, dengan sangat baik.

Berbekal modul ajar ini, para siswa berhasil menciptakan pupuk berbahan dasar sampah untuk selanjutnya pupuk ini diberikan kepada tanaman produktif yang ada di lingkungan sekolah mereka.

Bacaan Lainnya

” Modul pembelajaran ini yakni anak-anak diajarkan tentang pengelolaan sampah baik sampah organik sampah non-organik dan mitigasi, sampai B3 kemudian juga tentang kesehatan lingkungan, kami mengajarkan kepada anak-anak untuk membuat biopori dan seterusnya nah pengelolaan sampah ini anak-anak buat sampah organik menjadi bokashi, dimana bokashi adalah metode pengomposan sampah organik yang menggunakan mikroorganisme (seperti EM4) untuk mempercepat proses fermentasi, hasil akhirnya adalah pupuk penyubur tanah yang kaya nutrisi dan dapat digunakan lebih cepat dibandingkan kompos konvensional,” ujar Roslin Lana.

Selain itu SMP 8 Kota Kupang juga bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Provinsi dan DLHK Kota Kupang, juga bekerjasama dengan Politani Kupang, dimana para murid dilatih membuat sampah bokashi dan hasilnya menjadi pupuk, dan diaplikasikan pada tanaman produktif di sekolah.

” Anak- anak diberikan pelatihan dari DLHK Provinsi serta DLHK Kota Kupang dan juga ada Politeknik Pertanian Kupang cara mengelola sampah jadi pupuk organik bokashi untuk selanjutnya di berikan pada tanaman yang mereka tanam, jadi murid kita beri pengalaman bermanfaat dan ini salah satu capaian yang kami lakukan di SMP 8 tentang lingkungan, bagaimana menciptakan anak-anak ini untuk peduli dan cinta terhadap lingkungan,” tutup Roslin.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *