Niat Isi BBM Rp100 Ribu, Mobil Espass Malah Ludes Terbakar di Pertamini Weru Sukoharjo

Sukoharjo, KabarTerkiniNews.co.id — Kepanikan melanda warga Dukuh Gaden RT 01/RW 04, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Sukoharjo, pada Rabu (23/9) malam. Sebuah mobil Daihatsu Espass berplat nomor AB 9030 YH mendadak dilalap si jago merah saat sedang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kios Pertamini setempat.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Kejadian bermula saat sang pemilik mobil, Hasan RL (28), warga Sumberejo, Semin, Gunungkidul, bermaksud mengisi bensin senilai Rp100 ribu.

Bacaan Lainnya

Namun, saat transaksi pengisian baru berjalan Rp32 ribu, mesin dispenser Pertamini mendadak macet. Petaka muncul ketika pemilik Pertamini berusaha menyalakan dan membenahi mesin yang macet tersebut.

“Ketika pemilik Pertamini mengisi kembali, mendadak muncul percikan api dari pompa bensin yang kemudian menyambar mobil,” ungkap Kapolsek Weru AKP Efendi Kristono mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Dalam hitungan detik, api menyambar bodi kendaraan dan membesar dengan cepat. Beruntung, Hasan sigap bereaksi dan langsung menjauh dari lokasi untuk menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan seluruh bagian mobilnya.

Sinergi cepat ditunjukkan oleh tim gabungan. Anggota Polsek Weru yang bergerak sigap langsung bahu-membahu bersama petugas Pemadam Kebakaran, relawan, dan warga sekitar untuk menaklukkan kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman warga.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Satu unit mobil Espass ludes terbakar dan mesin Pertamini rusak berat.

“Kerugian pemilik mobil diperkirakan sekitar Rp25 juta, sedangkan kerugian pemilik Pertamini sekitar Rp25 juta,” terang AKP Efendi.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi, menyita sejumlah barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya percikan api tersebut.

Tio

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *