Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Informasi terbaru terkait kasus tewasnya pemuda di Desa Pegandon, Karangdadap, Pekalongan kini menemui titik terang.
Pihak kepolisian dari Polres Pekalongan menduga kuat bahwa korban berinisial DF (21) merupakan korban tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan berat.
Berikut ini beberaa poin ringkas perkembangan terbaru hasil penyelidikan polisi, Luka Sayat 3-5 CM di Leher : Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, membeberkan bahwa berdasarkan olah TKP awal, korban yang sehari-hari bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) ini mengalami luka robek atau sayatan fatal di bagian leher dengan panjang sekitar 3 hingga 5 sentimeter.
Polisi berhasil amankan pisau dan HP Korban : Di lokasi kejadian, tim identifikasi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial. Di antaranya adalah sebilah pisau yang diduga kuat digunakan untuk melukai korban, serta telepon genggam (HP) milik DF untuk dilacak riwayat komunikasi terakhirnya.
Hasli selidiki Sosok 2 Pria Misterius : Selain memeriksa anggota keluarga yang berada di dalam rumah saat kejadian, penyidik kini tengah gencar memburu dan menelusuri identitas dua orang pria misterius. Kedua pria ini dilaporkan saksi sempat terlihat mondar-mandir dan berkerumun di sekitar rumah korban pada tengah malam sebelum mayat ditemukan.
Tunggu Hasil Visum Ilmiah, Saat ini jenazah DF sudah berada di rumah sakit untuk proses visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah. Polisi menegaskan masih terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap motif, kronologi lengkap, sekaligus menciduk pelaku di balik tragedi berdarah ini.
Kermit








