Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia masih bergema kuat di Kabupaten Magelang. Ratusan warga memadati Lapangan Desa Madukoro, Kecamatan Kajoran, untuk menyaksikan atraksi spektakuler dari belasan kontingen Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan setempat, Sabtu (29/8/2026).
Acara bertajuk “Gebyar Seni Budaya Kemerdekaan Tahun 2026 Tingkat Desa Madukoro” tersebut menyuguhkan deretan seni tari tradisional, sendratari kolosal, hingga penampilan drum band yang menggelegar di atas panggung megah berukuran 6×20 meter.
Atraksi Drum Band dan Sendratari Bandung Bondowoso Pukau Penonton
Pentas seni dibuka langsung oleh Camat Kajoran, Triyogo Budi Suryono. Gemuruh drum band dari siswa MTs Muhammadiyah Madukoro menjadi penampil pembuka yang sukses menyedot perhatian Forkopimcam Kajoran, perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah-‘Aisyiyah, serta tamu undangan.
Tak kalah menggemaskan, anak-anak dari KB Mutiara ‘Aisyiyah bersama BA ‘Aisyiyah Madukoro 1 dan 2 tampil percaya diri membawakan Tari Rampak, Tari Perang-perangan, hingga Tari Nawang Sekar.
Kemeriahan semakin memuncak saat MI Muhammadiyah Madukoro mengerahkan seluruh siswanya dari kelas 1 hingga kelas 6. Berbagai tarian daerah seperti Tari Warok, Ilir-ilir, Yamko Rambe, Wonderland Indonesia, hingga Tari Angguk Angklang dibawakan secara apik. Sebagai penutup, penonton disuguhi pertunjukan kolosal Sendratari Bandung Bondowoso oleh siswa kelas 6 MI Muhammadiyah Madukoro yang berhasil memanen tepuk tangan riuh dari warga.
Wujud Keterlibatan Muhammadiyah dalam Mengisi Kemerdekaan
Keterlibatan aktif seluruh lini sekolah Muhammadiyah dalam peringatan kebangsaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Madukoro.
Ketua Panitia Edy Joko Susilo kegiatan memperingati HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Desa Madukoro tidak dengan karnaval, tetapi dengan menampilkan potensi masyarakat di atas panggung gebyar seni budaya.
“Kami sangat bangga seluruh potensi seni anak-anak bisa tampil maksimal untuk menghibur warga,” kata Edy
“Kegiatan berlangsung pagi hibgga malam hari.Pagi sampai siang diisi anak anak sekolah, sore dan malam diisi kesenian jatilan dari Sukomakmur dan Nepal,” tambah Edy
Dayat, Pengurus Ranting Muhammadiyah Madukoro mengatakan partisipasi amal usaha pendidikan dalam peringatan HUT kemerdekaan ini sebagai ujud nyata nasionalisme warga Muhammadiyah mencintai negerinya .
“Bagi Muhammadiyah, ini merupakan wujud nyata AUM berkiprah dan menyatu bersama masyarakat dalam .mengisi kemerdekaan,” kata Dayat
Acara berlangsung meriah dan tertib sejak pagi hingga usai, menegaskan komitmen lembaga pendidikan Muhammadiyah Desa Madukoro dalam melestarikan seni budaya Nusantara sekaligus memupuk jiwa nasionalisme sejak dini.
Nurul Abadi





