Temukan Ular di Sekitar Rumah? Ini Langkah Aman yang Perlu Dilakukan

Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Masyarakat diimbau tidak gegabah ketika menemukan ular di dalam maupun sekitar rumah. Berikan jarak aman dan hindari kontak langsung karena upaya menangkap atau menangani ular tanpa pengetahuan dan perlengkapan yang tepat dapat meningkatkan risiko gigitan.

Imbauan tersebut sejalan dengan edukasi Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Krisis Kesehatan. Masyarakat disarankan tidak mencoba menangkap, menangani, maupun membunuh ular secara mandiri.

Bacaan Lainnya

Apabila menemukan ular, masyarakat sebaiknya menjauh dan meminta bantuan pihak yang memiliki kemampuan melakukan evakuasi secara aman. Langkah tersebut penting untuk menghindari risiko kontak langsung dengan ular.

Pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga lingkungan rumah tetap rapi dan bersih. Celah atau akses yang memungkinkan ular masuk ke dalam rumah perlu ditutup dan area sekitar bangunan diperiksa secara berkala.

Tumpukan kayu, ranting, genteng, kardus, maupun material lainnya sebaiknya dirapikan. Material tersebut sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan bangunan karena dapat menjadi tempat berlindung ular.

Kondisi lingkungan yang kurang tertata juga dapat menarik keberadaan tikus yang menjadi salah satu sumber makanan ular. Karena itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan rumah dan mengurangi tempat yang berpotensi menjadi sarang tikus.

Makanan juga sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup. Lingkungan rumah yang bersih dan tertata dapat membantu mengurangi potensi keberadaan ular di sekitar permukiman.

Apabila seseorang mengalami gigitan ular, korban diimbau tetap tenang dan segera mendapatkan pertolongan medis. Pergerakan bagian tubuh yang tergigit perlu dibatasi dan anggota gerak dapat dilakukan imobilisasi menggunakan bidai sambil mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Masyarakat juga diingatkan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk kondisi korban. Tindakan seperti menyayat atau memotong bagian tubuh yang tergigit, mengisap bisa dengan mulut, memijat luka, memasang torniket, maupun memberikan bahan herbal atau bahan kimia pada luka perlu dihindari.

Korban juga tidak disarankan mencoba menangkap ular setelah kejadian. Upaya tersebut dapat meningkatkan risiko gigitan berikutnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan ketika menemukan ular di lingkungan sekitar. Kenali keberadaannya, jaga jarak, cegah akses ular masuk ke rumah, dan segera meminta bantuan apabila membutuhkan evakuasi.

Waspada terhadap ular bukan berarti panik. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan rapi serta menghindari kontak langsung, masyarakat dapat mengurangi risiko dan mengambil langkah yang lebih aman ketika menemukan ular.

Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *