3.024 Anak Serbu Linggo Asri, Lomba Mewarnai Dongkrak UMKM dan Angkutan Lokal

foto : ribuan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK), Rabu (12/8/2026). mengikuti lomba mewarnai yang digelar Objek Wisata Linggo Asri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan

PEKALONGAN Kabarterkininews.co.id– Objek Wisata Linggo Asri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, mendadak ramai dipadati ribuan anak-anak Taman Kanak-kanak (TK), Rabu (12/8/2026).

Sebanyak 3.024 siswa TK dari 10 kecamatan mengikuti lomba mewarnai yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan.

Tak sekadar menjadi ajang mengasah kreativitas anak, kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12-13 Agustus 2026, tersebut juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Sebanyak 116 pelaku UMKM lokal dan sekitar 295 kendaraan angkutan turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pada hari kedua, Kamis (13/8/2026), lomba kembali digelar dengan peserta yang berasal dari sembilan kecamatan. Jumlahnya juga tak kalah besar, mencapai sekitar 2.500 anak TK.

Plt Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Mores Irson Kubela, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan kegiatan tersebut mendapat respons positif dari sekolah, guru, maupun anak-anak.

“Peserta sangat antusias sekali, baik dari anak-anak maupun dari guru. Alhamdulillah, mereka justru meminta kegiatan seperti ini diadakan setiap tahunnya,” kata Mores.

Bukan Sekadar Lomba, Ekonomi Lokal Ikut Bergerak

Menurut Mores, kegiatan tersebut dirancang tidak hanya untuk memberikan ruang bagi anak-anak mengembangkan kreativitas, tetapi juga menghidupkan sektor pariwisata sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Selain meningkatkan kunjungan wisata, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan pemilik jasa transportasi.

“Jadi tidak hanya sisi pariwisata saja yang hidup. Ada UMKM, Organda, banyak yang menerima manfaat dari kegiatan ini,” ujarnya.

Keterlibatan ratusan kendaraan angkutan menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas peserta dan pendamping yang datang dari berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, ratusan pelaku UMKM di sekitar lokasi juga mendapatkan kesempatan memasarkan dagangan mereka kepada ribuan peserta, guru, wali murid, dan pendamping yang hadir.

Pedagang Mengaku Dagangan Laku

Dampak kegiatan terhadap ekonomi masyarakat bahkan dirasakan langsung oleh para pedagang di kawasan Linggo Asri.

Mores menyebut sejumlah pedagang menyampaikan apresiasi karena kegiatan tersebut membuat dagangan mereka laris.

“Untuk UMKM, warga sekitar juga mengucapkan terima kasih karena sudah diadakan event sebesar ini. Alhamdulillah, dagangan mereka laku semua,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang dikemas di kawasan wisata dapat memberikan manfaat berantai bagi masyarakat.

Tidak hanya pengelola wisata, tetapi juga pedagang, pelaku UMKM, hingga sektor transportasi ikut merasakan dampaknya.

Tak Hanya TK, SD dan SMP Ikut Tertarik

Antusiasme terhadap kegiatan tersebut ternyata tidak hanya datang dari kalangan TK.

Mores mengatakan sejumlah lembaga pendidikan nonformal seperti Kelompok Bermain (KB), hingga siswa SD dan SMP, turut menyampaikan keinginan agar kegiatan serupa digelar untuk mereka.

“Yang dari lembaga nonformal seperti kelompok bermain juga ingin mengadakan kegiatan seperti ini. Kemudian anak-anak SD dan SMP juga minta untuk diadakan seperti ini. Tentunya permintaan seperti ini akan kita konsultasikan dulu dengan tim,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk aktivitas kreatif yang sekaligus mampu menarik masyarakat datang ke destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan.

Mores juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan.

“Alhamdulillah hari ini bisa berjalan lancar,” tuturnya.

Wali Murid: Anak Senang, Orang Tua Sekalian Refreshing

Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para orang tua peserta.

Salah satunya Fatehatul Umah, wali murid yang mengikuti kegiatan bersama anaknya. Ia mengaku senang karena lomba mewarnai tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi anak, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menikmati suasana alam Linggo Asri.

“Saya senang ya dengan kegiatan ini, bisa sekalian refreshing dengan anak saya. Suasananya juga adem, sepanjang perjalanan juga asyik sekali karena melewati area pegunungan. Anak saya juga ceria sekali sepanjang acara,” ujarnya.

Dengan ribuan peserta, ratusan UMKM, dan ratusan kendaraan yang terlibat, kegiatan lomba mewarnai di Linggo Asri menunjukkan bahwa event kreatif anak dapat menjadi penggerak pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Bagi anak-anak, kegiatan ini menjadi ruang untuk bermain dan berkreasi. Namun bagi masyarakat sekitar, ramainya Linggo Asri selama dua hari juga menjadi momentum untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *