Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Sejak pagi ribuan warga Curah 3 Desa Sokorini kecamatan Muntilan dan sekitarnya menuju ke Masjid Nurul Huda Curah 3. Mereka datang dengan membawa ‘sarang’ yang berisi nasi berkat. Nasi ini kemudian diberikan kepada warga lain yang hadir.
Nyadran di dusun ini maksudnya tradisi mendoakan leluhur dusun bersama sama menjelang puasa Ramadhan. Tradisi nyadran di dusun Curah 3 desa Sokorini Muntilan ini sudah berlangsung turun temurun.
Kegiatan dilaksanakan setiap pertengahan bulan Sya’ban. Tujuannya adalah mendoakan arwah para leluhur dusun yang sudah meninggal dan doa minta selamat. Selain itu untuk menjalin silaturahmi antar warga dusun.
Muhammad Azis Effendi , kepala desa Sokorini .mengatakan kegiatan ttadisi nyadran sudah berlangsung turun temurun yang madih dilestarikan di desa ini.
“ Kami tidak tahu kapan mulai ada nyadran.Sudah turun temurun .Tradisi di dusun ini kami lakukan rutin tiap pertengahan bulan Sya’ban,” kata Azis. “ Tujuannya untuk mendoalan para arwah leluhur dusun dan untuk menjalin silaturahmi warga,” tambah Azis
Sebelum berkat dibagikan kepada warga lain yang hadir, sarang berisi berkat ini dilakukan acara bacaan kalimah toyibah dan tahlil yang dipimpin oleh seorang kyai. Setelah itu makan bersama dan mereka kembali ke rumah masing-masing dengan membawa berkat.
Seorang perantau dari Kalimantan Nandar sengaja pulang mudik untuk menghadiri tradisi ini. “ ini tradisi yang bagus, saya sempatkan pulang untuk mendoakan simbah saya yang dimakamkan di dusun ini,” kata Nanda. “ Kalo ada rejeki pasti pulang,” pungkasnya
Nurul Abadi







