Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Besi tiang penyangga dan penopang pagar pengaman jalan raya (guardrail) di Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Ceper – Delanggu, Klaten hilang. Hilangnya besi galvanis itu diduga dicuri.
Berdasarkan pantauan, guardrail yang besinya dicuri ada di tiga titik. Di jembatan Besole, Kecamatan Ceper ada sekitar delapan besi tiang, besi penopang dan baut- bautnya hilang.
Ada satu besi tiang dan penopang yang sudah dilepas tetapi bautnya sudah raib. Yang tersisa lainnya hanya besi galvanis pagar teronggok di tanah karena lepas dari tiangnya, padahal di bawahnya terdapat sungai dengan kedalaman sekitar 20 meter.
“Kita menindaklanjuti mengecek karena ada informasi masyarakat besi patok pagar pengaman jembatan Besole hilang. Diduga dicuri,” ungkap SPKT Polsek Ceper Aiptu Tri Mulyono di lokasi, Selasa (17/06) siang.
Dijelaskan Tri Mulyono, kecil kemungkinan patok – patok itu hilang dengan sendirinya. Sebab selain dibuat juga ditanam di dalam tanah. ” Besi dari galvanis, dibaut dan ditanam padahal. Ini ada sekitar tujuh titik yang tidak ada atau hilang,” lanjut Tri.
Menurut Tri Mulyono, dengan hilangnya besi patok itu patroli akan dilakukan lebih sering ke lokasi. Masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan bisa segera melapor.
“Apabila masyarakat melihat ada aktivitas mencurigakan bisa melapor. Masyarakat diharapkan ikut menjaga dan merawat demi untuk keselamatan bersama,” pungkas Tri.
Selain di Jembatan Besole, di ruas Dukuh Klithak, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu sekitar 10 besi penopang juga hilang bersama bautnya. Sedangkan besi tiang dan lembaran pagarnya masih utuh.
Lain lagi di ruas Desa Karang, selatan terminal Karang, Kecamatan Delanggu. Di lokasi ini beberapa besi guardrail sudah dicopot bahkan ada satu besi guardrail sepanjang sekitar dua meter hilang.
Warga Ceper, Parwi mengatakan rusaknya pagar jembatan itu sudah beberapa waktu lalu. Kecil kemungkinannya rusak tetapi sangat mungkin dicuri.
” Kemungkinannya dicuri karena ini dibuat, ditanam tapi hilang dan pagarnya ambruk. Padahal satu lembar tiang penyangga saja berat, ” Ungkapnya. Dilanjut Parwi, hal ini sangat merugikan warga masyarakat, dan mengganggu kenyamanan berkendara.
“Ya disayangkan kalau benar dicuri. Ini kan pengaman jika ada kecelakaan agar tidak masuk ke sungai, sungainya kan dalam,” imbuhnya.
Penilik jalan PPK 3.4 Jateng, Fajar Suryanto menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi itu. Laporan akan dibuat. “Kita sudah buat laporan. Nanti yang bisa dibenahi segera kita dibenahi, yang jelas sudah kita tindaklanjuti,” Katanya.
Selain di Jembatan Besole, ungkap Fajar, yang hilang ada di ruas Klithak dan terminal Karang Delanggu. Masyarakat diminta untuk ikut mengawasi.
” Kita harapkan masyarakat ikut mengawasi, jika ada indikasi pencurian segera laporkan. Pagar ini untuk keamanan bersama, keselamatan pengguna jalan,” imbuhnya.
Prabowo Aji








