Grobogan, KabarTerkiniNews.co.id – Sebuah rumah milik Surip (48) warga Dusun Sono, Desa Gedangan, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, terbakar pada Jumat (28/8/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian dapur yang sekaligus digunakan sebagai kandang ternak.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 09.15 WIB setelah warga melihat kepulan asap dari bagian belakang rumah. Tidak lama kemudian, terdengar suara letusan dari arah dapur.
Warga kemudian berupaya mematikan aliran listrik dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Saat warga mendatangi bagian belakang rumah, api sudah membesar dan menyebar di dapur yang menyatu dengan kandang ternak.
Bangunan rumah milik Surip (48) tersebut berbentuk limasan dengan konstruksi kayu jati. Kondisi bangunan yang didominasi material kayu membuat api dengan cepat membesar.
Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.
Kapolsek Wirosari AKP Sapto mengatakan, setelah menerima laporan, personel Polsek Wirosari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan tempat kejadian.
“Setelah menerima laporan, anggota segera mendatangi lokasi bersama petugas pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman. Kami juga melakukan pengecekan dan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujar AKP Sapto.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, sebanyak empat ekor kambing milik korban ditemukan ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur yang berada satu bangunan dengan kandang ternak. Petugas juga menemukan sisa kabel yang terbakar di lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, Surip (48) mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi listrik di rumah, terutama kabel dan sambungan yang sudah tidak layak digunakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan tidak menggunakan kabel atau sambungan yang berpotensi menimbulkan korsleting. Jika terdapat gangguan listrik, segera lakukan pemeriksaan untuk mencegah kebakaran,” tambah AKP Sapto.
Personel Polsek Wirosari bersama petugas Damkar Kecamatan Wirosari melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan bahaya lanjutan.
Polisi juga melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari warga yang mengetahui kejadian tersebut guna mendukung proses penyelidikan mengenai penyebab kebakaran.
Petugas turut melengkapi administrasi penyelidikan dan melaporkan perkembangan penanganan kejadian kepada pimpinan.
Polsek Wirosari mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi kebakaran atau muncul tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
Berkat respons cepat warga, kepolisian dan petugas pemadam kebakaran, kebakaran dapat ditangani dan tidak meluas ke bangunan lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Situasi di lokasi setelah penanganan berlangsung aman dan kondusif.
KabarTerkiniNews.co.id





