Grobogan, KabarTerkiniNews.co.id – Sebuah kamar tidur bagian belakang rumah milik Ahmad Fauzi (32) di Dusun Glonggong, Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, terbakar pada Kamis (27/8/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah yang dilakukan di dekat kamar tersebut.
Sebelum kejadian, sekitar pukul 08.00 WIB, seorang warga melakukan pembersihan bagian belakang rumah milik Ahmad Fauzi yang rencananya akan digunakan sebagai kamar tidur bagi orang tua korban.
Setelah selesai membersihkan sekitar pukul 09.30 WIB, warga tersebut membakar sampah berupa pakaian bekas dan sejumlah barang yang sudah tidak terpakai. Pembakaran dilakukan di dekat kamar tidur bagian belakang.
Api dari pembakaran sampah tersebut diduga kemudian merambat ke bagian kamar. Sekitar pukul 12.30 WIB, Ahmad Fauzi mendapat pertanyaan dari salah seorang warga terkait aktivitas pembakaran karena mencium bau menyengat seperti benda terbakar.
Mendengar hal tersebut, korban kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengecek kondisi. Saat sampai di ruang tengah, korban melihat kepulan asap keluar dari celah dinding kamar bagian belakang.
Korban langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut kemudian berdatangan ke lokasi dan bersama-sama berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan utama rumah. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga berasal dari api pembakaran sampah yang dinyalakan di dekat kamar belakang.
“Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran sampah dan pakaian bekas yang dilakukan di dekat kamar. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah di sekitar bangunan karena api dapat dengan mudah merambat,” ujar AKP Joko Ismanto.
Kamar yang terbakar berukuran sekitar 4 x 6 meter. Bangunan tersebut memiliki rangka kayu jati dan kayu campuran, dinding papan kayu dan seng, serta atap genteng tanah liat dan asbes.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah bagian kamar dan barang-barang di dalamnya mengalami kerusakan. Kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Setelah kejadian dilaporkan, personel Polsek Toroh mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan tempat kejadian perkara bersama tim Inafis Polres Grobogan.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap korban serta warga yang mengetahui kejadian. Dari lokasi, petugas mengamankan kayu sisa terbakar sebagai bagian dari penanganan dan penyelidikan.
Kapolsek Toroh kembali mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah, terutama apabila dilakukan di dekat rumah, kandang, atau bangunan yang menggunakan material mudah terbakar.
“Kalau memang harus membakar sampah, pastikan lokasinya aman dan jauh dari bangunan. Jangan meninggalkan api sebelum benar-benar padam agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah AKP Joko Ismanto.
KabarTerkiniNews.co.id





