KARANGANYAR Kabarterkininews.co.id– Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, mulai berdampak terhadap warga di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedikitnya 5.400 jiwa yang tinggal di lima dusun di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, terdampak asap dan debu dari kebakaran tersebut.
Ribuan warga tersebut tersebar di Dusun Sulurejo, Ingasrejo, Tunggulrejo, Ngrancang, dan Dalon, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo.
Paparan asap yang bercampur debu menimbulkan sejumlah keluhan kesehatan. Sejumlah warga mengaku mengalami sesak napas, batuk, hingga mata terasa perih akibat kondisi udara yang terdampak asap kebakaran.
Untuk mendapatkan penanganan, warga mendatangi posko kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar.
Salah satu warga Dusun Sulurejo, Sidik, mengaku khawatir kondisi asap akan semakin parah dan berdampak terhadap kesehatan keluarganya.
Ia bahkan mempertimbangkan untuk mengungsi ke tempat saudara apabila asap semakin tebal dan kondisi dinilai membahayakan.
“(Masukkan kutipan sesuai pernyataan asli Sidik dalam rekaman wawancara),” ujar Sidik.
Layanan Kesehatan Dibuka 24 Jam
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar bersama Puskesmas Gondangrejo saat ini memberikan layanan kesehatan selama 24 jam bagi warga yang terdampak asap kebakaran.
Warga diimbau segera memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, mata perih, maupun keluhan kesehatan lainnya.
Pemeriksaan dapat dilakukan di Posko Poliklinik Kesehatan Desa Plesungan maupun melalui petugas kesehatan yang disiagakan di wilayah terdampak.
Petugas kesehatan juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi warga untuk mengantisipasi dampak paparan asap yang semakin meluas.
Winarsih, petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, mengatakan pemantauan terhadap warga terdampak masih terus dilakukan.
Warga diminta tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang muncul setelah terpapar asap kebakaran.
Kebakaran TPA Putri Cempo yang berada di wilayah Solo tersebut tidak hanya menjadi persoalan penanganan api, tetapi juga berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar, termasuk kawasan Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar.
Heru / KTN





