KARANGANYAR Kabarterkininews.co.id– Turnamen Sepak Bola Terate Cup II Piala Bupati Karanganyar tak hanya melahirkan juara di lapangan hijau, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh hasil penyelenggaraan turnamen akan dialokasikan untuk pengadaan satu unit mobil ambulans yang nantinya digunakan melayani kebutuhan warga.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M. saat menutup secara resmi Terate Cup II di Lapangan Klumpit, Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Minggu (12/7/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi pertandingan untuk menyaksikan laga final yang berlangsung meriah.
Dalam sambutannya, Bupati Rober Christanto mengapresiasi panitia, peserta, sponsor, dan masyarakat yang telah menyukseskan turnamen. Menurutnya, tingginya antusiasme penonton menunjukkan bahwa sepak bola tetap menjadi olahraga rakyat yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.
“Antusiasme masyarakat hari ini luar biasa. Sepak bola bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang kebersamaan, persaudaraan, dan semangat membangun daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, Terate Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet sepak bola, tetapi juga membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun kepedulian sosial.
Seluruh hasil penyelenggaraan turnamen akan dimanfaatkan untuk pengadaan satu unit mobil ambulans yang diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat. Langkah tersebut menjadi wujud nyata bahwa kegiatan olahraga mampu memberikan manfaat langsung di luar lapangan pertandingan.
Menurut Bupati, kompetisi yang digelar secara berkelanjutan juga menjadi ruang pembinaan bagi talenta-talenta muda Karanganyar agar mampu berkembang dan berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.
Suasana penutupan berlangsung semarak dengan pembagian berbagai doorprize, mulai dari sepeda listrik, sepeda gunung, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor yang disambut antusias ribuan penonton.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan panitia, komunitas, sponsor, dan masyarakat dalam menyukseskan Terate Cup II. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh bahwa olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan konsep yang memadukan pembinaan olahraga dan aksi sosial, Terate Cup diharapkan terus berkembang menjadi turnamen tahunan yang bukan hanya melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial, tetapi juga memberi kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Karanganyar. ( Her / KTN)








