Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-34 Tahun Anggaran 2026 di Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Upacara pembukaan pada Jumat (26/06) menjadi penanda dimulainya program percepatan pembangunan pedesaan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat.
Dalam amanat Bupati Klaten yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Sekda Klaten, Jaka Purwanto, disampaikan bahwa pelaksanaan KBMKB yang kini memasuki ke-34 bukan sekadar agenda pembangunan rutin semata, melainkan sebuah gerakan sosial, gerakan pembangunan, sekaligus gerakan pemberdayaan masyarakat yang lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong.
“KBMKB merupakan bukti nyata bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat, lebih efektif dan lebih berkelanjutan ketika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan dalam satu tujuan.
Pada pelaksanaan KBMKB Ke-34 di Desa Malangjiwan, lanjut Jaka sejumlah sasaran fisik akan dikerjakan, meliputi betonisasi jalan pertanian sepanjang 570 meter, pembangunan talud sepanjang 98 meter, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit.
” Program ini menjadi wujud nyata sinergi seluruh komponen dalam membangun desa,” Tutur Jaka
Lebih lanjut disampaikan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah. Kemajuan desa akan menentukan kekuatan kecamatan dan pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemajuan kabupaten serta bangsa secara keseluruhan.
“Desa yang maju akan melahirkan kecamatan yang kuat. Kecamatan yang kuat akan membentuk kabupaten yang maju. Oleh karena itu, setiap pembangunan yang dilaksanakan di desa harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memberikan manfaat jangka panjang, serta meningkatkan kualitas hidup warga secara nyata,” lanjutnya.
Selain pembangunan fisik, Terang Jaka program ini juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan Bela Negara dan penyuluhan Administrasi Kependudukan (Dukcapil) sebagai upaya meningkatkan wawasan kebangsaan sekaligus kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat.
“Jangan pernah lelah untuk bergotong royong dan jangan pernah berhenti untuk saling membantu. Kekuatan terbesar bangsa Indonesia sejak dahulu hingga sekarang adalah kebersamaan,” Terangnya.
Di akhir amanatnya, Bupati Klaten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pelaksanaan KBMKB sebagai momentum mempererat persatuan dan solidaritas sosial.
” Dengan semangat kebersamaan, sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri serta masyarakat, pelaksanaan KBMKB Ke-34 di Desa Malangjiwan diharapkan berjalan lancar, sukses dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya bupati dalam amanat yang dibacakan
Usai upacara pembukaan, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahuddin. mewakili Dandim 0723/Klaten, menegaskan bahwa pelaksanaan KBMKB Ke-34 diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan infrastruktur dasar, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia masyarakat.
“Pelaksanaan KBMKB difokuskan untuk mendukung peningkatan infrastruktur dasar sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia masyarakat. Salah satu sasaran utama adalah betonisasi jalan pertanian sepanjang 570 meter yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Mayor Ismail.
Menurutnya, pembangunan jalan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan desa. Jalan bukan sekadar sarana transportasi, melainkan juga menjadi urat nadi perekonomian masyarakat pedesaan.
“Ketika akses jalan semakin baik, distribusi hasil pertanian akan semakin lancar, mobilitas warga menjadi lebih mudah, pelayanan publik semakin cepat dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih optimal,” Jelasnya.
Program kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Klaten dan Kodim 0723/Klaten tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai jati diri bangsa
” Oleh karena itu, kami berharap seluruh masyarakat dapat turut berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan program ini hingga selesai,” imbuhnya.
Prabowo Aji








