138 Siswa Diserap Industri Sebelum Wisuda, Bukti Nyata Link & Match Pendidikan Vokasi

Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Fenomena “lulus langsung kerja” kembali dibuktikan oleh SMK Muhammadiyah 1 Muntilan. Belum genap acara wisuda dilangsungkan, sebanyak 138 siswa dari total lulusan 509 siswa tahun pelajaran 2025/2026 telah resmi terserap di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Angka ini menjadi sorotan utama dalam acara Wisuda Pelepasan Purna Siswa yang digelar di Gedung Wayang, Salam, Magelang, pada Rabu (13/5/2026). Fakta ini menegaskan keberhasilan sekolah dalam menerapkan konsep link and match antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri terkini.

Bacaan Lainnya

Kepala SMK Muh 1 Muntilan, Slamet, S.Pd., Kim., mengungkapkan bahwa selain 138 siswa yang langsung bekerja, puluhan lainnya telah memilih jalur wirausaha mandiri. Sementara itu, 32 siswa terbaik melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta terkemuka.

“Ini bukan sekadar angka, tapi bukti kepercayaan industri terhadap kompetensi alumni kami. Siswa kami tidak hanya diajarkan teori, tetapi keterampilan yang siap pakai,” ujar Slamet dalam sambutannya. Sebelum prosesi wisuda dilakukan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi. Prestasi dibagi dalam beberapa kategori.

Juara Umum; juara 1 Arum Yulia Ashari, juara 2 Tasya Kurniawati dan juara 3 Putri Maryani

Juara Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan-TP ; juara 1 Suryo Edy Wicaksono dan juara 2 Arum Yulia Ashari.

Juara Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan – TKR; juara 1 Restu Dwiantoro dan juara 2 Niken Nur Inayah

Juara Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor – TSM ; juara 1 Herman Eko Novianto dan juara 2 Muhammad Ade Kurniawan

Juara Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak – RPL ; juara 1 Wyldan Zakwan Adinawan dan juara 2 Artha Asmara Dinaristya

Tak hanya akademik, sekolah juga mengapresiasi 5 siswa berprestasi non-akademik yakni Mahendra Bakti Utama, Suci Wahyuningsih, Fahri Miftahul Izzam, Muhammad Arkan Tama dan Mufid Huzni Fauzan .
7 siswa dengan Prestasi unjuk keterampilan diri terbaik diraih oleh Ery Praseto, Fauzan Taufiq Nurhidayah, Sofyan Ashuri, Novri Aldi Pratama Putra, Gilang Mahendra Saputra, Fahri Miftahul Izzam dan Aza Devi Amalita.

Acara turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin, Pengawas Cabang Dinas Wilayah VIII Suraís, Ketua Majelis Dikdasmen PNF Muh Rofi, PCM Muntilan, Komite Sekolah, serta Forkopimcam Muntilan. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi SMK Muh 1 Muntilan dalam mencetak lulusan berkualitas.

Ketua PDM Kabupaten Magelang M.Nasirudin dalam sambutanya menyampaikan apresiasi penuh atas prestasi SMK Muhammadiyah 1 Muntilan.

“Kami bangga melihat para siswa ini diterima dengan tangan terbuka oleh industri. Ini hasil dari kolaborasi erat antara guru, komite sekolah, dan dunia usaha.”

“Sekolah Muhammadiyah harus menjadi pelopor. Keberhasilan 138 siswa langsung bekerja ini adalah bentuk dakwah melalui prestasi dan kemandirian ekonomi umat.” tambah Nasirudin.

Senada, Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Surais S.Pd, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas banyaknya lulusan yang sudah terserap di dunia kerja.

“Ini sesuai visi misi SMK bahwa SMK itu bisa bekerja, bisa melanjutkan dan bisa berwirausaha,” kata Surais. “ Saya berharap wisuda ini sebagai titik awal perjuangan dan untuk terus belajar dan belajar agar besa mengikuti perkembangan jaman,” tambah Surais.

Arum Yulia Ashari salah satu siswa berprestasi juara umum mengaku senang dan bangga dengan sekolah ini.
“Rasa syukur dan bangga bercampur aduk. Prestasi ini memotivasi saya untuk terus berkarya, baik di dunia kerja maupun sebagai alumni yang membanggakan almamater. Kebetulan saya juga sudah bekerja di sebuah petusahaan di Yogyakarta,”kata Yulia.

Puncak wisuda ditandai dengan simbolis penyerahan siswa dari Kepala Sekolah kepada orang tua/wali, yang diterima oleh Ketua Komite Sekolah Sugiyanto. Momen haru ini disusul dengan ikrar bersama seluruh alumni yang menyatakan kelulusan.

Suasana kian hidup dengan penampilan seni budaya, termasuk karawitan, tari-tarian, dan demonstrasi seni beladiri Tapak Suci yang menampilkan ketangguhan karakter siswa Muhammadiyah.

Dengan capaian ini, SMK Muhammadiyah 1 Muntilan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi rujukan di Jawa Tengah yang mampu menjawab tantangan zaman.

Nurul Abadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *